fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM. SORONG- Elektabilitas pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, MT – Matret Kokop,S.H (Pit-Matret) menjelang pendaftaran ke Komisi... Elektabilitas Paslon Pit-Matret Tidak Tergoyakan

PAPUADALAMBERITA.COM. SORONG- Elektabilitas pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, MT – Matret Kokop,S.H (Pit-Matret) menjelang pendaftaran ke Komisi pemilihan umum daerah tak tergoyakan.

Berdasarkan hasil survey lembaga pengkajian dan pengembangan nusantara (LP3N) Papua Barat per-Januari 2020 menyebutkan bahwa elektabilitas pasangan bakal calon Kepala Daerah Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw – Matret Kokop,S.H lebih tinggi dari pasangan Ali Ibrahim Bauw – Yohanes Manibuy.

Direktur LP3N Provinsi Papua Barat, Muhdar Ikhsan Weul dalam keterangan persnya kepada wartawan di salah satu Coffee Kota Sorong menjelaskan, metode yang digunakan yaitu, multistage random sampling dengan jumlah responden 420 orang tersebar semua distrik se-Kabupaten Teluk Bintuni.

“Kami gunakan sistim random distrik, kemudian tingkat kelurahan/ Kampung dan RT/RW, setiap RT 5 responden, mulai dari tanggal 2 hingga 20 januari 2020 kami lakukan survey pengambilan sampel dan wawancara,” kata Direktur LP3N Papua Barat, Muhdar ikhsan.

LP3N merilis, dari segi popularitas calon kandidat, Petrus Kasihiw (96,1 %), Matret Kokop (71,7 %), Ali Ibrahim Bauw dan Yohanes Manibuy masing-masing (31,9%) sedangkan nama lain (30%). Tingkat kesukaan masyarakat kepada Petrus Kasihiw (97,9 %), Matret Kokop (90,7), Ali Ibrahim.Bauw (63,8%) dan Yohanes Manibuy (55,3%).

Untuk tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Ir Petrus Kasihiw sebagai Bupati Teluk Bintuni sebesar (76,2%) sedangkan tidak puas (14,5%), sebanyak (74,3%) masyarakat setempat menginginkan Kasihiw kembali menjadi Bupati Teluk Bintuni periode 2020-2024, sedangkan yang tidak menginginkan (10,2%).

Begitu pula dengan kepuasan masyarakat terhadap Matret Kokop sebagai Wakil Bupati Teluk Bintuni sebesar (68,6%), tidak puas (13,6%), sebanyak (58,1%) menginginkan Matret Kokop kembali menjadi Wakil Bupati mendampingi Petrus Kasihiw periode 2020-2024 yang tidak setuju (18,1%). Ada juga responden yang menginginkan Matret Kokop mencalokan diri sebagai Bupati Teluk Bintuni sebesar (14,8%) yang tidak menginginkan (41,9%).

Lembaga survey ini menjeaskan bahwa alasan utama publik memilih calon bupati dan Wakil Bupati, Petrus Kasihiw – Matret Kokop karena mereka sudah terbukti membangun daerah sisar matiti, berpengalaman, tegas, mampu mengatasi masalah dan kinerja baik serta pasangan serasi.

Dari 7 simulasi 2 pasangan Cabup – Cawabup, pasangan Petrus Kasihiw – Matret Kokop unggul dengan keterpilihan antara (53,0% – 55,0%), jika disimulasikan dengan pasangan Yohanes Manibuy – Hasan Darahama/ Jamaludin Iribaram/ Sahaji Refideso/ Edison Orocomna/ Erwin Beddu Nawawi/ Rahman Urbon/ Ali Ibrahim Bauw keterpilihan hanya berkisar (5,7% – 13,1%).

4 simulasi 2 pasangan Cabup – Cawabup, pasangan Petrus Kasihiw – Matret Kokop unggul dengan keterpilihan antara (38,3% – 50,5%) jika disimulasi dengan pasangan Ali Ibrahim Bauw – Agustinus Manibuy/ Roberth Manibuy/ Yohanes Manibuy/ Edison Orocomna keterpilihan berkisar (11,9%-16%).

Dari 7 simulasi 2 pasangan Cabup – Cawabup, pasangan Petrus Kasihiw – Ali Ibrahim Bauw tetap unggul dengan keterpilihan antara (28,3% – 50,2%), jika disimulasikan dengan pasangan Yohanes Manibuy – Matret Kokop/ Erwin Beddu Nawawi/ Rahman Urbun/ Hasan Darahama/ Jamaludin Iribaram/ Sahaji Refideso/ Edison Orocomna keterpilihan hanya berkisar (5,2% – 5,5%).

Jika 3 simulasi 2 pasangan Cabup – Cawabup, pasangan Petrus Kasihiw – Yohanes Manibuy tetap unggul dengan keterpilihan antara (24,8% – 25,0%) jika disimulasi dengan pasangan Ali Ibrahim Bauw – Agustinus Manibuy/ Roberth Manibuy/ Edison Orocomna keterpilihan berkisar (11,2%-11,9%).

Kalau 3 simulasi 2 pasangan Cabup – Cawabup, pasangan Petrus Kasihiw – Erwin Beddu Nawawi/ Muhamad Saiful Huda/ Roberth Manibuy tetap unggul dengan keterpilihan antara (23,1% – 24,8%) jika disimulasi dengan pasangan Yohanes Manibuy – Ali Ibrahim Bauw keterpilihan berkisar (10,7%-11,4%).

Jika 4 simulasi 2 pasangan Cabup – Cawabup, pasangan Ali Ibrahim Bauw – Yohanes Manibuy memperoleh dukungan (15% – 15,2%), selisih ketika disimulasikan dengan pasangan Petrus Kasihiw – Erwin Beddu Nawawi/ Harlina Husain/ Roberth Manibuy/ Muhamad Saiful Huda (33,1% – 34,3%).

Sementara dari 1 simulasi 2 pasangan Cabup – Cawabup, pasangan Petrus Kasihiw – Harlina Husain ( 43,6%) versus pasangan Yohanes Manibuy – Ali Ibrahim Bauw (11,0%).

Lain hal perbandinganya dengan Indo Barometer yang melakukaan suvey pada bulan november 2019 pada 18 Distrik menetapkan  Petrus Kasihiw (32,9%) sedangkan Ali Ibrahim Bauw (7,9 %) dan Yohanes Manibuy, (4.5%) ketika hari ini terjadi pilkada.(*/tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!