Papua Barat

Empat Kejahatan Diungkap Polda Papua Barat, 7 Kasus Menonjol Tercatat di 2021

48
×

Empat Kejahatan Diungkap Polda Papua Barat, 7 Kasus Menonjol Tercatat di 2021

Sebarkan artikel ini

Kapolda Papua Barat (tengah), didampinggi Wakapolda, Irwasda, Karoops, Kabid Humas, saat press realse akhir tahun 2021, di Polda Papua Barat, Jumat (31/12/2021) malam.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Doktor Tornagogo Sihombing SIK, MSI didampinggi Wakapolda,Brigjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH, MSi saat press realse akhir tahun 2021, di Polda Papua Barat, Jumat (31/12/2021) malam.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat berhasil mengungkap empat kasus besar yang menonjol, dan mencatat tujuh kasus menonjol serta meresahkan sepanjang tahun 2021.

Baca juga: Denda Tilang Lalu Lintas Papua Barat Tahun 2021 Capai Rp243,450,000 

Hal itu disampaikan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Doktor Tornagogo Sihombing SIK, MSI didampinggi Wakapolda, Brigjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH, MSi, Irwasda, Kombes Pol GH Mansnembra, Karoops, Kombes Pol Ferdinand Maksi Pasule, SIK, Kabid Humas, Kombes Pol Adam Erwinid, SIK MH, serta para Direktur dan para Kabid  saat press realse akhir tahun 2021 kepada wartawan, di Polda Papua Barat, Jumat (31/12/2021) malam.

Kasus menonjol yang berhasil diungkap yaitu:

Pertama: Penangkapan tersangka perampok nasaba Bank Papua Manokwari Rp363. 302. 200 pada Rabu tanggal 14 Juli 2021 sekitar pukul 02.00 di wilayah hukum Polrestabes Makassar Sulawesi Selatan. Kasus ini terjadi Jumat 7 Mei 2021 pukul 12.30 WIB di Jalan Trikora depan kantor MPG, Kabupaten Manokwari.

Peristiwa ini berawal dari korban selesai melakukan pencarian uang di Bank Papua Kabupaten Manokwari mempergunakan mobil diikuti pelaku menggunakan motor pada saat mobil berhenti di depan kios HP Jalan Baru Musi pelaku mengambil tas berwarna hitam yang berisikan uang senilai Rp363.302.200.

Kedua: Pengungkapan kasus narkotika jenis ganja 16 98, 07 gram oleh Polres Sorong Kota.

Ketiga: pengungkapan kasus narkotika jenis sabu 4 7,45 gram oleh Ditresnarkoba Polda Papua Barat.

Keempat: Pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor dan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah hukum Polres Manokwari, berhasil diamankan 90 sepeda motor dan berbagai jenis dengan sembilan (9) tersangka.

Selain empat kasus menonjol yang berhasil diungkapo Polda Papua Barat sepanjang 2021, Polda Papua Barat juga merealase ada tujuh kasus menonjol yaitu:

Pertama: Penangkapan penyeludupan senjata api ilegal dari Ambon Maluku – Nabire pada 24 Januari 2021 (tahap II).

Kedua: Penikaman dua warga Manokwari di Jalan Transito  Wosi pada 23 Maret 2021 yang memngakibatkan Daud Wambrau dan Saidui meninggal dunia, kasusnya telah memasuki tahap dua.

Ketiga:  10 Mei 2021 terjadi kontak tembak antara personil gabungan Polres Persiapan  Maybrat, Polres Persiapan Sorong Selatan, Sat Brimob Ops Arfak dengan pelaku orang tidak dikenal kasus ini dalam penyelidikan.

Keempat: Penyerangan Pos Koramil di Kampung Kisor Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat kasusnya maasuk tahap dua (II).

Kelima: Kelompok menamakan dirinya Komandan Operasi VI Sorong Raya Arnold Kocu melakukan aksi pembakaran perusahaan PT Bangunan Irian kasusnya dalam penyelidikan.

Keenam: Pada 7 Desember 2021 telah terjadi keributan di Puskesmas sejumlah kaca RSUD dan Puskesma Kaimana kasusnya tahap pertama (I).

Ketujuh: Terjadi keributan di Puskesmas Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan pada 16 Desember 2021 yang dilakukan masyarakat Ransikas yang dipicu akibat meninggalnya Kepala Kampung Dibera Distrik Dataran Isim, Alpius Iba, serta penganiayaan terhadap beberapa anggota yang menjadi korban pemukulan dan terkena senapan angin.

Polda Papua Barat mencatat rangking gangguan Kamtibmas yang terjadi di tahun 2021 Polres jajaran berjumlah (crime total) 2.449 sedangkan angka penyelesaiaan tindak kejahatan crime clearance (CC) 1.467 atau 60 persen.

Polres Sorong Kota menempati rengkin pertama di Papua Barat sebagai kota dengan gangguan Kamtibmas tertinggi selama tahun 2021 yaitu 558 gangguan dengan crime clerence 504, 90 persen.

Urutan kedua Kabupaten Manokwari crime total 549, crime clerence 288, 52 persen. Gangguan Kamtibmas  tertinggi ketiga Kabupaten Sorong dengan crime total 276, crime clerence 82, 30 persen.(tam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *