PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Fakultas Sastra dan Budaya (Fasasbud) Universitas Papua kirim dua tim pada Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) Tingkat Universitas Papua Tahun 2025.
Kompetisi yang dilaksanakan pada Jumat, 29 Agustus 2025 tersebut, Tim Fasasbud 1 diisi oleh Ismail Suhandri Purba (Sastra Inggris 2023) dan Nandini Cantika Putri (Sastra Inggris 2022) sementara Tim Fasasbud 2 diisi oleh Ester Dwi Karunia (Sastra Inggris 2023) dan Beneicio Rezon Talahatu (Sastra Inggris 2022).
Kedua tim lolos dari lubang jarum pada babak penyisihan dan membawa keduanya masuk ke babak final. Di babak final, kedua tim saling berhadapan dengan dua tim lain dari Fakultas Kehutanan dan Fakultas Kedokteran yang diberangkatkan langsung dari Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
“Kompetisi ini akan terus dilaksanakan setiap tahun, mengingat ini adalah ajang tahunan yang berjenjang dari tingkat fakultas, universitas, wilayah, hingga nasional.” Fiona D.N. Luhulima, S.S., M.TransInterp. selaku Ketua Panitia menyampaikan.
Dalam debat yang menggunakan sistem British Parliamentary Debate ini, Tim Fasasbud 1 keluar sebagai Best Team atau Tim Terbaik mengalahkan tiga tim lainnya. Sementara Ismail Suhandri Purba (Fasasbud) dan Hafsa Fitri Kelibaren (F. Kedokteran) keluar sebagai Best Speaker atau Pembicara Terbaik.
“Ini adalah hasil dari usaha dan kerja keras bersama seluruh elemen di Fakultas Sastra dan Budaya UNIPA, terutama mahasiswa/i tim debat Fasasbud yang terus semangat berlatih dan meningkatkan kemampuan.” ucap Muhammad Hussen, S.S., M.S. selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua.
Piala dan sertifikat pemenang diberikan langsung di Aula Fakultas Sastra dan Budaya tempat berlangsungnya lomba. Piala dan sertifikat diserahkan oleh dewan juri yang terdiri dari Marlon Arthur Huwae, Marsten Lihardo Tarigan, dan Fadillah Mansyur.
“Final yang menegangkan, semua peserta beradu dan mendebatkan argumen satu sama lain. Menuju tingkat wilayah, mereka harus melakukan persiapan yang lebih matang karena akan bertemu dengan peserta-peserta hebat dari perguruan tinggi besar lainnya.” ungkap Marlon A. Huwae, S.S., M.EMD., M.Res., Ph.D. selalu Ketua Dewan Juri pada KDMI UNIPA 2025.
Hasil ini membawa Ismail S. Purba dan Hafsa F. Kelibaren untuk melangkah lebih jauh mewakili Universitas Papua pada Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia tingkat wilayah LLDIKTI XIV Tahun 2025. Bagi Fakultas Sastra dan Budaya UNIPA ini adalah peningkatan pencapaian dari tahun 2024 yang memperoleh Tim Terbaik III dan Best Speaker.(rls)













