Papua Barat

Gubernur Dominggus Mandacan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja GPKAI Eklesia Ullong di Pegunungan Arfak

391
×

Gubernur Dominggus Mandacan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja GPKAI Eklesia Ullong di Pegunungan Arfak

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja GPKAI Jemaat Eklesia Ullong, Majelis Daerah Tinam Imbai, di Kampung Imbai, Distrik Ullong, Kabupaten Pegunungan Arfak, Sabtu (14/3/2026). FOTO: PAPUAKINI.NET.PAPUADALAMBERITA.COM

11

PAPUADALAMBERITA.COM.PEGUNUNGAN ARFAK – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja GPKAI Jemaat Eklesia Ullong, Majelis Daerah Tinam Imbai, di Kampung Imbai, Distrik Ullong, Kabupaten Pegunungan Arfak, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan rumah ibadah bagi jemaat setempat yang diharapkan dapat memperkuat kehidupan rohani masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, keluarga Dominggus Mandacan turut memberikan bantuan sebesar Rp10 juta serta 300 sak semen untuk mendukung pembangunan gedung gereja.

Dominggus Mandacan mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Barat memiliki komitmen untuk membantu pembangunan rumah ibadah sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan umat beragama di daerah.

Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan bentuk dukungan agar proses pembangunan gereja dapat berjalan dengan baik hingga selesai dan nantinya dapat digunakan jemaat untuk beribadah dengan lebih layak.

“Saya berharap pembangunan gedung gereja ini dapat berjalan lancar hingga nantinya diresmikan dan digunakan oleh jemaat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar setelah pembangunan selesai, gedung gereja tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai tempat beribadah sekaligus menjadi sarana meningkatkan iman dan semangat pelayanan jemaat.

Selain itu, Dominggus berpesan agar setiap firman Tuhan yang disampaikan oleh para hamba Tuhan di gereja dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh jemaat.

“Tanah Papua ini memiliki begitu banyak kekayaan alam dan telah diberkati oleh Tuhan. Karena itu, kita yang mengelola harus menjadi berkat bagi semua orang,” katanya.

Pembangunan gereja ini diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan rohani bagi jemaat GPKAI di Kampung Imbai dan wilayah sekitarnya, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam kehidupan berjemaat.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *