Papua Barat

Gubernur Papua Barat Ajak Gereja Perkuat Peran Sosial dan Jaga Kerukunan

228
×

Gubernur Papua Barat Ajak Gereja Perkuat Peran Sosial dan Jaga Kerukunan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah pastori Jemaat GKI Betel Arfai 1 di Manokwari, Minggu (29/3/2026). FOTO: PAPUAKINI.NET

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak gereja untuk terus memperkuat peran sosial dalam membangun karakter masyarakat, menjaga kerukunan, serta mendorong kedamaian di Papua Barat.

Hal itu disampaikan Mandacan saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 GBI Jemaat Lembah Pujian Sowi IV di Manokwari, Minggu (29/3/2026).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-13 kepada jemaat GBI Lembah Pujian Sowi IV. Perjalanan ini menjadi bukti kesetiaan dalam pelayanan,” ujar Mandacan.

Menurut Gubernur Papua Barat, gereja memiliki posisi strategis sebagai pilar penting dalam kehidupan sosial masyarakat Papua Barat, tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam membangun moral dan etika publik.

Dominggus Mandacan mengapresiasi kontribusi GBI Lembah Pujian Sowi IV yang dinilai telah memberikan dampak nyata, baik bagi jemaat maupun masyarakat luas di Manokwari.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan berfoto bersama para pendeta, pelayan gereja, dan jemaat usai perayaan HUT ke-13 GBI Jemaat Lembah Pujian Sowi IV di Manokwari, Minggu (29/3/2026). FOTO: PAPUAKINI.NET

“Peran gereja sangat penting dalam menciptakan kerukunan dan kedamaian. Sinergi antara gereja dan pemerintah menjadi kekuatan dalam mewujudkan Papua Barat yang aman dan sejahtera,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, keluarga Dominggus Mandacan juga menyerahkan bantuan berupa 300 sak semen untuk mendukung pembangunan rumah pastori Jemaat GKI Betel Arfai 1.

Bantuan tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan gereja, khususnya dalam penyediaan sarana penunjang bagi kegiatan rohani dan pembinaan jemaat.

Mandacan juga mengajak seluruh jemaat menjadikan momentum HUT sebagai sarana refleksi sekaligus penguatan komitmen pelayanan di tengah berbagai tantangan sosial.

Menurut dia, gereja harus tetap hadir sebagai “terang dan garam” yang mampu memberikan solusi dan harapan bagi masyarakat.

“Teruslah bersatu, saling mengasihi, dan saling menguatkan. Jadikan momentum ini untuk melangkah lebih maju dengan iman dan kasih yang lebih besar,” ujarnya.

Selain itu, Mandacan turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-51 kepada Gembala Jemaat GBI Lembah Pujian Sowi IV, Pdt. Ottis Ayomi.

Perayaan HUT ke-13 tersebut berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan dihadiri para pendeta, pelayan gereja, serta jemaat.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *