Papua Barat

Gubernur Papua Barat Sampaikan Pesan Pembangunan di HUT KE 18 Kabupaten Teluk Bintuni

130
×

Gubernur Papua Barat Sampaikan Pesan Pembangunan di HUT KE 18 Kabupaten Teluk Bintuni

Sebarkan artikel ini

Gubernue Papua Barat Drs Dominggus Mandacan pad HUT KE 18 Kabupaten Teluk Bintuni Rabu (9/6/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Ketua Dharma Wanita Kabupaten Teluk Bintuni Prisca Priscilia Kasihiw menyerhkan kue ulang tahun kepada Gubernur Papua Barat di HUT KE 18 Kabupaten Teluk Bintuni Rabu (9/6/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Wakil Bupati Manokwari Selatan  Wempi Welly Rengkung (pertama dari kanan) saat menghadiri HUT KE 18 Kabupaten Teluk Bintuni Rabu 9/6/201) di Bintuni. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUMI – Peringatan hari ulang tahun ke 18 Kabupaten Teluk Bintuni 2021 dengan tema “bersatu untuk maju” patut disadari bahwa, apa yang telah dicapai sekarang bukanlah semata mata hasil kerja yang ada saat ini tetapi merupakan bagian dari jerih payah para pendahulu untuk membangun negeri tercinta Kabupaten Teluk Bintuni.

“Oleh karenanya, pada hari ulang tahun ke- 18 Kabupaten Teluk Bintuni, sudah sewajarnyalah kita mengucapkan terima kasih yang tulus serta mendoakan para pejuang daerah ini, baik dalam membebaskan negeri ini dari penjajah, maupun dalam memperjuangkan berdirinya Kabupaten Teluk Bintuni yang dimekarkan dari kabupaten induk Manokwari,” sebut Gubernu Papua Barat Drs Dominggus Mandacan dalam sambutan syukuran HUT Ke18 Bintuni, Rabu(9/6/2021) di Gelanggang Argo Sigemerai SP V Kabupaten Bintuni.

Gubernur Papua Barat menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bersama – sama membangun kabupaten ini.

Peringatan hari ulang tahun kali ini mengambil thema “bersatu untuk maju” membangun kesejahteraan sosial berbasis kearifan lokal.

Gubernur Papua Barat dan Bupati Teluk Bintuni. PAPUADALAMBERITA. FOTO RUSTAM MADUBUN

“Thema ini memberikan makna bahwa, pembangunan yang telah kita lakukan tidak hanya semata-mata untuk memacu pertumbuhan ekonomi tetapi lebih jauh dari itu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” ujar Gubernur Papua Barat.

Lanjut guberun, bahwa kondisi perekonomian di provinsi Papua Barat khususnya Kabupaten Bintuni selama lima tahun terakhir, telah menunjukkan pertumbuhan yang cukup mengembirakan.

“peningkatan pertumbuhan ekonomi ini, tentu saja membawa pengaruh yang lebih luas bagi peningkatan kesempatan kerja dan tumbuh-kembangnya perekonomian masyarakat sehingga telah mampu mengurangi angka kemiskinan di daerah ini,” unar Gubernur Papua Barat.

Dominggus Mandacan mengatan, upaya pemerataan hasil pembangunan menjadi hal mutlak agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang saja.

“Untuk itu ketersediaan infrastruktur, terutama jalan menjadi prioritas utama pembangunan agar roda pembangunan ekonomi dapat menjangkau sampai ke wilayah terpencil, selain itu juga diberikan perlakuan khusus kepada kelompok masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan perumahan, pendidikan dan pelayanan kesehatan yang layak,” jelas Dominggus Mandacan,”jelas Dominggus Mandacan lagi.

Dominggus mengatakn, hal itu telah dilakukan antara lain melalui program Samisake atau satu milyar satu kecamatan, yang memberikan bantuan bedah rumah, beasiswa dan penguatan modal usaha bagi kelompok masyarakat kurang mampu. Melalui program semacam ini pembangunan kesejahteraan sosial dapat dipacu lebih cepat.

“Kita patut bersyukur, karena upaya kita dalam membangun sektor pendidikan dan kesehatan serta pelayanan sosial dasar, sedikit banyak telah menunjukkan hasil yang cukup mengembirakan, ujar Mandacan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang terkait dengan upaya yang telah dilakukan, khususnya para tenaga pendidik dan tenaga kesehatan serta lembaga sosial lainnya. Saya menyadari bahwa, pembangunan kesejahteraan sosial tidak akan mampu ditangani oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan kepedulian berbagai pihak,” akui Mandacan.

Hal itu menurut gubernur karena, mengingat jangkauan tangan pemerintah sangat terbatas. Banyak permasalahan sosial yang ada di tengah masyarakat sesungguhnya mampu diselesaikan oleh kekuatan masyarakat itu sendiri, dengan menggunakan kearifan lokal yang ada.

Untuk itu perlu upaya menggali kembali kearifan lokal berupa norma, adat istiadat serta tatanan sosial yang telah berakar di masyarakat untuk dijadikan pedoman hidup kita seharihari.

“Saya mengajak pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh komponen pembangunan, untuk meningkatkan koordinasi dalam pembangunan, agar sinergisitas dan keterpaduan dalam pelaksanaan program pembangunan, dapat berjalan denganbaik dan berkelanjutan. memulai lembaran baru di tahun 2021 ini. Tantangan ke depan dalam membangun kabupatenteluk bintuni, tidaklah ringan.

untuk itu gubernur mengharapkan dukungan semua pihak sehingga ” berat sama di pikul, ringan sama dijinjing.

“Segala yang kita terima dari masyarakat, banyak batu yang menghadang, namun gubernur berkeyakinan di tengah dirampungkan rampungkan,” tutupnya.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *