Gubernur Papua Barat dan Bupati Kabupaten Teluk Bintuni menandatangani delapan prasasti pembangunan fasilatas umum pada HUT KE 18 tahun 2021, Rabu(9/6/2021) seusai peringatan HUT Ke-18 Bintuni di Bintuni. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
Gubernur Papua Barat meninjau pasar Rakyat Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
Bupati Bintuni saat menjadi Irup pada Syukuran HUT KE 18 Kabupaten Teluk Bintuni, Rabu (9/6/201. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI – Delapan belas tahun sudah usia kabupaten TelukBintuni. Dalam budaya masyarakat, menginjak usia 18 tahun artintya seseorang sudah dapat dianggap memasuki masa dewasa awal yang biasanya ditandai dengan sebuah perayaan dan syukur,” sebut Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw MT, Rabu (9/6/202) pada syukuran peringatan HUT KE 18 Kabupaten Teluk Bintini 202 di Gelanggang Argo Sigemerai Bintuni.
Bupati mengatakan sejatinua upacara dan resepsi hari ulang tahun Kabupaten Teluk Bintuni tahun ini juga berlangsung meriah dalam syukur pemerintah daerah dan warga masyarakat atas pertambahan usia kabupaten ini.
“Namun, faktanya kita semua masih diliputi suasana seperti tahun yang lalu dimana kegiatan syukuran HUT ke-18 tahun di hari ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid – 19 yang mengubah dunia sehingga kita semua hadir di sini sebagai wujud rasa syukur kita atas anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan harus meniadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat dan berpotensi membentuk kerumunan, “sebut Bupati Bintuni.
“Namun, saya yakin itu semua tidak mengurangi esensi rasa syukur kita atas limpahan berkat Tuhan kepada tanah ini,” ujar bupati.
“Kita semua patut bersyukur karena atas berkat rahmat dan karunia Tuhan karena atas penyertaannya sehingga semangat perjuangan pergerakan para pendiri kabupaten ini tidak pernah kendor sehingga tepat pada hari ini 18 tahun yang lalu kabupaten Teluk Bintuni dapat dimekarkan dari kabupaten Manokwari menjadi kabupaten dengan 10 distrik'” sambung bupati.
Lanjut bupati bahwa, momen tonggak sejarah itu harus dikenang sepanjang masa. Walaupun perjuangan untuk membangun daerah ini terus berhadapan dengan rangkaian perbedaan dan pluralisme yang terjadi di tengah masyarakat tanah Sissar Matiti.
Gubernur Papua Barat Dan Bupati Teluk Bintuni saat meninjau pembangunan Pasar Mama-mama Papua di Bintuni, Rabu (9/6/2021). PAPUDALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
“Namun semangat berpemerintahan dan bermasyarakat yang dengan hati yang suci terus menyatukan perbedaan dalam kerangka membangun daerah ini kedepan,” kata bupati.
“Saya pribadi percaya bahwa keberagaman merupakan anugerah yang harus disyukuri oleh segenap elemen masyarakat. Perbedaan bukanlah sebuah titk lemah melainkan perbedaan yang dirajut lewat keharmonisan merupakan kekuatan, karena memungkinkan segenap elemen yang berbeda saling mengisi,” kata bupati.
Kasihiw meyakini bahwa, bersatu di tengah perbedaan kunci bagi Kabupaten Teluk Bintuni menuju kemajuan yang menjadi cita-cita bersama.
Semangat persatuanyang melandasi kerja bersama dalam membangun Bintuni inilah yang menginspirasi lahirnya tema sentral perayaan ulang tahun kabupaten KE-18 di tahun ini, yaitu:
“Teluk bintuni bersatu untuk maju”. Secara global, tema ini diharapkan dapat mengingatkan dan menjiwai peran dan langkah gerak kita bersama baik pemerintah dan masyarakatuntuk mengusahakan kemajuan Bintuni.
Terkait dengan potensi kemajuan, ada beberapa indikator yang menjadi tolok ukur kemajuan pembangunan yang dikerjakan oleh pemerintah Teluk Bintuni antara lain:
Pertama, berdasarkan data bps ri dalam lima tahun belakangan ini angka kemiskinan di kab. teluk bintuni terus mengalami penurunan, hingga kini berada di angka 29, 39% dimana mengalami penurunan sebesar 1,18% dibandingkan angka tahun lalu sebesar 30,57%.
Kedua, keberhasilan kab. teluk bintuni meraih delapan kali berturut-turut opini wajar tanpa pengecualian pada laporan hasil pemerikasaan terhadap laporan keuangan pemerintah daerah yang diberikan oleh bpk ri. pencapaian ini tentunya merupakan sebuah pengakuan atas capaian pelaksanaan mandat pemerintahan serta menjadi alat untuk menilai kinerja keuangan pemerintah daerah namun tentunya juga merupakan suatu tantangan bagi pemerintah daerah agar terus mempertahankan performa keuangan yang sesuai standar serta memberikan pertanggungjawaban kinerja kepada masyarakat terutama dalam bidang keuangan.
Ketiga, pemerintah daerah terus mengusahakan infrastruktur yang mendukung hajat hidup masyarakat banyak.
Pada kesempatan di hari ini warga Bintuni berbahagia karena Gubernur Papua Barat berkenan menghadiri acara ulang tahun sekaligus akan meresmikan delapan fasilitas pemerintahan dan fasilitas umum.
Yaitu: Gedung kantor Distrik Bintuni, gedung kantor Distrik Babo, gedung kantor Dinas Kominfo, Pool Amb, Pasar Rakyat Manimeri, Pasar Mama Papua, Puskesmas Manimeri serta Gelanggang Argo Sigemerai.
Selain tiga hal di atas, pemerintah daerah juga terus mengusahakan berbagai hal demi mempertahankan kesejahteraan masyarakat di tengah badai pandemi Covid 19, antara lain bekerjasama dengan pemerintah provinsi Papua Barat terus memberikan dana stimulan bagi pekerja informal maupun pelaku UKM agar dapat menjalankan dan mempertahankan usaha kecil menengah.
Juga bantuan-bantuan berupa bahan pokok terus disalurkan kepada masyarakat.
Dalam bidang infrastruktur, konektivitas ke semua distrik terus dikerjakan baik infrastrukur darat, laut maupun udara.
Diharapkan dalam waktu yang tidak lama lagi, seluruh Distrik di kabupaten ini telah terhubung dengan ibu kota kabupaten sehingga alur perpindahan manusia, barang dan jasa makin lancar.
Serta yang tidak terlupa adalah tekad dan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat yang maju, produktif dan berdaya saing masih kami laksanakan hingga sekarang, yang diimplementasikan dalam bentuk membantu ratusan mahasiswa asal kabupaten ini yang sedang menempuh pendidikan di kota-kota studi.
“Tahun ini merupakan tahun terakhir pelayanan saya dan bapak wakil bupati kepada segenap warga masyarakat teluk bintuni dalam periode ini. di dalam tahun ini ada beberapa agenda nasional yang telah berjalan dengan baik di kabupaten ini, salah satunya adalah penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada),” sebut Kasihiw.
Dalam kesempatan yang baik ini izinkanlah saya mengucapkan terima kasih untuk kerjasama dan sikap professional dari semua pemangku kepentingan sehingga momen ini dapat dilalui dengan aman, damai, lancar, tertib dan sejuk.
Gubernur Papua Barat dan Bupati Bintuni serta pejabat Foekopimda di Pasar Rakyat Manimeri, Bintuni. Rabu (9/6/2021. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
Terkait dengan kehidupan bermasyarakat, pada kesempatan yang baik ini saya mengajak warga masyarakat teluk bintuni secara umum untuk menunjukkan semangat persatuan, sikap kepedulian yang tinggi,
Serta bahu membahu untuk saling menolong di tengah kondisi yang sulit ini karena hanya dengan semangat persatuan yang tinggi dan bergandengan tangan erat maka kita akan berhasil keluar dari kesulitan ini bersama-sama dan mewujudkan Bintuni yang damai, maju, produktif dan berdaya saing.
Didasari semangat kebersamaan dalam persatuan yang sejak dahulu telah mewarnai proses kehidupan berbangsa dan bernegara kita di indonesia, saya selaku bupati teluk bintuni meyakini bahwa keseluruhan upaya kita bersama untuk keluar dari kesulitan ini bersama-sama dan semakin memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan berhasil.(tam)













