Papua Barat

Gubernur Waterpauw Tegaskan Jika Semua Kerja Keras, 3 Hingga 6 Bulan Stunting Turun

33
×

Gubernur Waterpauw Tegaskan Jika Semua Kerja Keras, 3 Hingga 6 Bulan Stunting Turun

Sebarkan artikel ini

Gubernur Papua Barat, Ketua TP PKK Bupati Arfak, Kapolres dandim dan Forkopimda di Arfak, Rabu (7/6/2023). FOTO: DINAS KOMINFO.

PAPUADALAMBERITA.COM. PEGUNUNGAN ARFAK –  Sesuai hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, angka prevalensi stunting di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) merupakan yang tertinggi di Provinsi Papua Barat.

Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs Paulus Waterpauw, MSi datang bersama Ketua TP PKK Roma Megawanty. Pasaribu Waterpauw, SKom, MSi, serta Tim Satgas Percepatan Penanganan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstreim lansung mempimpin rapat di Kantor Bupati Arfak.

Rapat ini dihadiri Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak  Yosias Saroy, SH, MH, Wakil Bupati Warinus Mandacan, pimpinan OPD Arfak dan provinsi.

Penjabat Gubernur Provinsi Papua Barat mengatakan, prevalensi stunting dan angka kemiskinan ektrem pada sejumlah daerah di Papua Barat masih tinggi, hal ini menjadi atensi khusus Paulus Waterpauw terutama Kabupaten Pegaf.

“Lebih intens tangani masalah stunting dengan lebih dekat dengan masyarakat. Kita coba berkolaborasi dengan segala komponen untuk atasi masalah ini. Coba libatkan tokoh-tokoh agama untuk bersama menyelesaikan ini,” kata Gubernur Waterpauw.

Dikatakan, kita juga telah melakukan Deklarasi Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrim dan Penurunan Stunting di Provinsi Papua Barat Tahun 2023 dilakukan di Aula Kampung Atibo, Distrik Manimera Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, Sabtu (15/4/2023).

Pimpinan Daerah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten serta seluruh perangkat daerah Provinsi dan Kabupaten bertekad bersama-bersama upaya percepatan penanganan kemiskinan ekstrim dan penurunan stunting di Provinsi Papua Barat tahun 2023

Bertekad membangun sumber daya manusia berkualitas di Papua Barat dengan cara meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga dan kesehatan anggota keluarga.

Akan tingkatkan lintas sektor untuk akselerasi penghapusan kemiskinan ekstrim dan penurunan stunting di Papua Barat.

“Bila kita semua kerja keras 3 – 6 bulan kedepan stunting dan kemiskinan ekstrim akan turun,”ujarnya.(rls/tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *