Papua Barat

Hari Ini Fakfak Berlakukan PPKM Micro, Bupati Untung Tamsil : Angka Positif Rate Tinggi di Fakfak Melebihi 6 Kali Lipat Dari Syarat WHO

130
×

Hari Ini Fakfak Berlakukan PPKM Micro, Bupati Untung Tamsil : Angka Positif Rate Tinggi di Fakfak Melebihi 6 Kali Lipat Dari Syarat WHO

Sebarkan artikel ini

Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si. Ketika Diwawancarai Awak Media Usai Meminpin Pertemuan Bersama Para Tokoh Agama dan Masyarakat Dalam Rangka Sosialisasi Penerapan PPKM berskala Micro. Jumat 2 Juli 2021. FOTO : RICO LET’s./PAPUADALAMBERITA.COM. 

Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si Bersama Wakil Bupati Yohana Dina Hindom, SE, MM. Jumat 2 Juli 2021. FOTO : RICO LET’s./PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Hari ini (Sabtu 3/7/2021) Kabupaten Fakfak resmi  menerapkan PPKM Micro, pemberlakuan PPMK Micro ini dikarenakan angka kasus Covid -19 sangat tinggi, secara kumulatif sampai dengan 3 Juli 2021 angka Positive Rate di Kabupaten Fakfak sebesar 346/1060 x 100% = 32,64%, melebihi 6 kali lipat standart yang dipersyaratkan  WHO yaitu sebesar 5%.

Dan juga karena alasan keterbatasan tenaga medis dan peralatan yang kurang, serta Angka Pemakaian Tempat Tidur (Bed Occupancy Rate) RSUD Fakfak yang sudah mencapai 100%, sehingga dilakukan PPKM Mikro di Fakfak.

Dengan tingginya angka kasus positif Covid -19 hingga mencapai 32,64%, membuat Kabupaten Fakfak yang merupakan salah satu Kabupaten di Papua Barat masuk dalam kategori darurat Covid -19.

Demikian dikatakan Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, kepada wartawan, di depan gedung pertemuan Winder Tuare, usai melakukan pertemuan  dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dalam rangka sosialisasi penerapan PPKM berskala Micro di Fakfak, Jumat (2/7/2021).

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Fakfak yang akrab disapa UT (Untung Tamsil), dengan tingginya angka kumulatif positif  rate dalam kasus Covid -19 di Fakfak hingga mencapai 32,64 persen dan  telah melebihi 6 kali lipat standart yang disyaratkan WHO yaitu 5 persen sehingga mulai hari ini (Sabtu) 3 Juli 2021 hingga 14 Juli 2021 Fakfak menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Micro.

Dengan pemberlakuan PPKM berskala Micro maka kegiatan perkantoran, kegiatan pada rumah – rumah makan, cafe dan hiburan malam, kegiatan aktifitas di pasar, kegiatan pada rumah – rumah Ibadah, kegiatan perjalanan Dinas keluar daerah bahkan kegiatan keluar dan masuk warga antar Distrik akan dibatasi selama 12 hari sejak pemberlakuan PPKM ini.

“Mulai hari ini sejak pemberlakuan PPKM berskala Mikro maka aktifitas perkantoran, umah – rumah makan, Cafe dan hiburan malam, aktifitas di pasar, aktifitas rumah – rumah Ibadah dan kegiatan perjalanan Dinas keluar daerah bahkan kegiatan keluar dan masuk warga antar Distrik akan dibatasi selama 12 hari sejak pemberlakuan PPKM ini”, tegas Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, yang juga selaku Ketua Umum Satgas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Fakfak, saat didampingi Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom, SE, MM, Sekda Fakfak Drs. Ali Baham Temongmere, MTP selaku Ketua Harian Satgas Covid -19 dan Jubir Satgas Covid -19 Kabupaten Fakfak, Gondo Suprapto, SKM, M.Si.

Tidak saja itu, tetapi kata Untung Tamsil, kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan masyarakat seperti acara resepti pernikahan maupun kegiatan pesta di masyarakat selama pemberlakuan PPKM ini tidak akan diberikan ijin keramaian atau pesta.

Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si Bersama Sekda Fakfak Drs. Ali Baham Temongmere, MTP. Jumat 2 Juli 2021. FOTO : RICO LET’s./PAPUADALAMBERITA.COM.

Pemberlakuan PPKM berskala Micro di Fakfak selam 12 hari sejak hari ini (Sabtu, 3/7/2021) tentunya dimaksudkan untuk menekan tingginya penyebaran kasus Covid -19 di Kabupaten Fakfak dan bila dalam masa penerapan PPKM berskala Micro ini terlihat penyebaran corona virus belum terjadi penurunan yang signifikan maka Pemerintah Kabupaten Fakfak akan menerapkan PPKM tahap dua dengan skala yang lebih besar hingga dapat menutup akses masuk Kabupaten Fakfak, tutur Bupati Untung Tamsil kepada para awak media.

Dilanjutkannya, dalam penerapan PPKM berskala Micro di Kabupaten Fakfak selama 12 hari, akan dilakukan pemantauan kegiatan keluar masuk masyarakat antar Distrik di Fakfak melalui pos – pos tim Covid -19 seperti yang pernah dilakukan.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid -19 di Fakfak, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga akan menerapkan pemeriksaan swab antigen bagi penumpang yang masuk melalui Bandara Torea maupun pelabuhan Fakfak namun untuk penerapan pemeriksaan swab antigen bagi penumpang yang masuk melalui Bandara Torea dan Pelabuhan Fakfak masih dikordinasikan dengan pihak kedua.

Tentunya bagi pemeriksaan swab antigen bagi penumpang masuk melalui Bandara Torea dan Pelabuhan Fakfak tidak digratiskan artinya penumpang masuk melalui kedua pintu masuk Fakfak itu wajib membayar sendiri biaya Swab Antigen, tuturnya ketika menjawab pertanyaan papuadalamberita.com.

Dan kata dia lebih lanjut, selama pemberlakuan PPKM di Fakfak,  masyarakat diharapkan untuk selaku menggunakan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan).

“Untuk menekan angkan penyebaran Covid -19 di Fakfak, masyarakat diharapkan untuk taat 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan)”, harap Untung Tamsil.

Dalam pertemuan mensosialisasikan penerapan PPKM berskala Micro di Fakfak yang dipimpin langsung Bupati Untung Tamsil dengan didampingi Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom, SE, MM, Sekda Fakfak Drs. Ali Baham Temongmere, MTP dan Jubir Satgas Covid -19 Kabupaten Fakfak, Gondo Suprapto, SKM, M.Si, para tokoh agama dan tokoh masyarakat setuju dengan penerapan PPKM di Fakfak guna menekan lajunya perkembangan Covid -19 di Fakfak.

Pertemuan dengan agenda sosialisasi penerapan PPKM berskala Mikro yang dipimpin Untung Tamsil bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat berlangsung Jumat (2/7/2021) di gedung pertemuan Winder Tuare.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *