Dari Kanan: Ketua DPR Papua Barat, Penjabat Gubernr, Pangdam XVIII Kasuari, Kapolda Papua Barat dan Kajati Papua Barat, Rabu (12/10/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN.
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (P) DRS Paulus Waterpauw, Msi menyampaikan pidato HUT Ke-23 Pemerintah Provinsi Papua Barat, di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (12/10/2022).
Dalam pidatonya Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw menegaskan Provinsi Papua Barat telah melewati masa pembangunan lima tahun ketiga atau RPJMD 2017-2022 dengan sejumlah capaian dan tantangan yang dihadapi.
Dan memasuki masa Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026 dalam kerangka rencana pembangunan jangka panjang papua barat 2006-2025 pada tahap keempat 2022-2025 yaitu tahap: “mewujudkan Provinsi Papua Barat yang sejahtera” menuju visi “Provinsi Papua Barat yang maju, mandiri, bermartabat dan lestari” pada tahun 2025.
Penjabat gubernur mengatakan visi pembangunan dijabarkan kedalam enam tujuan pembangunan, yaitu :
Pertama, meningkatkan kualitas sdm unggul berkarakter dan kontekstual papua barat serta perlindungan sosial.
Kedua, meningkatkan pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Ketiga meningkatkan kualitas infrastruktur dasar dan konektivitas antar wilayah serta kualitas pengelolaan tata ruang daerah.
Keempat, mewujudkan pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam yang berkeadilan serta berkelanjutan.
Kelima, meningkatkan kualitas manajemen dan sinergitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah serta pelayanan public.
Keenam, meningkatkan stabilitas wilayah dan daya tahan masyarakat provinsi papua barat.
Lanjut penjabat gubernur, tujuan pembangunan Provinsi Papua Barat ini dijadikan pedoman bagi seluruh Perangkat Daerah (OPD/SKPD) dalam menyusun rencana strategis pembangunan sektor yang lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat sehingga tujuan pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat di provinsi ini secara bertahap segera terwujud.
‘’Saya menyadari bahwa tantangan pembangunan di daerah ini cukup berat, namun dengan kemampuan yang kita miliki, perlahan tapi pasti pemerintah Provinsi Papua Barat terus berupaya melakukan perubahan yang signifikan diberbagai bidang pembangunan,’’ tegas Paulus Waterpauw.
‘’Selama lima tahun yang lalu kita terus bekerja untuk mendongkrak indeks pembangunan manusia (IPM) Papua Barat yang terus berkembang baik, dimana telah mengalami perubahan signifikan naik dua sampai tiga tingkat dari posisi 62,99 point pada tahun 2017 menjadi point 65,26 pada tahun 2021,’’ tambah Waterpauw.
Prestasi itu menurut jenderal bintang polisi ini adalah, dukungan semua aparatur sipil negara baik di provinsi maupun di jajaran pemerintah kabupaten dan kota, serta semua komponen terkait dalam pemerintahan, yakni BUMN, BUMD, LSM atau NGO, TNI, Polri dan pelaku bisnis yang sedang beraktivitas di Papua Barat.
‘’Sejumlah prestasi yang telah kita capai memasuki usia 23 tahun Provinsi Papua Barat antara lain: telah melakukan percepatan pembentukan Perdasus dan Perdasi sesuai amanat peraturan pemerintah nomor 106 dan 107,” jelas Paulus.
”Menjaga inflasi daerah dibawah 3% serta adanya lompatan pertumbuhan ekonomi Papua Barat dari -0,51% pada tahun 2021 naik menjadi 6,04% pada triwulan II tahun 2022,’’ sambung Paulus.(tam)
Dari Kanan: Penjabat Gubernr, Pangdam XVIII Kasuari, Kapolda Papua Barat, Rabu (12/10/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN.













