fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM. – Ibu Negara RI 2004-2014 Kristiani Herrawati Yudhoyono yang biasa disapa Ani Yudhoyono akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, kata besan... Ibu Ani Tututp Usia akan Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan
(file foto) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) bersama dan Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono (kiri) melambaikan tangan sebelum memasuki pesawat khusus kepresidenan di Bandara Internasional Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (18/9/2014). Ibu Ani Yudhoyono wafat Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu Singapura karena penyakit kanker. FOTO: ANTARA /Widodo S. Jusuf/foc.

PAPUADALAMBERITA.COM. – Ibu Negara RI 2004-2014 Kristiani Herrawati Yudhoyono yang biasa disapa Ani Yudhoyono akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, kata besan keluarga Susilo Bambang Yudhoyono, Hatta Rajasa di Singapura, Sabtu.

Ibu Ani Yudhoyono meninggal di Singapura sekitar pukul 11.50 WIB.

Rencananya, setelah dari rumah sakit, jenazah Ibu Ani akan dibawa ke Kedutaan Besar RI (KBRI) untuk Singapura untuk disemayamkan.

Di KBRI, Ibu Ani akan dimandikan, selanjutnya dishalatkan di Masjid dalam Kompleks KBRI.

Jenazah Ani Yudhoyono rencananya akan dibawa menggunakan pesawat hercules, esok hari sekitar pukul 07.00 waktu Singapura.

Selanjutnya, Ani Yudhoyono akan disemayamkan di kediaman keluarga Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas dan dishalatkan kembali.

“Kami sampaikan terima kasih kepada masyarakat yang mendoakan, sahabat, teman, sanak famili yang besuk ke rumah sakit dari Tanah Air. Atas nama keluarga menyampaikan terima kasih,” kata Hatta.

Sementara itu nampak di sekitar rumah sakit Dede Yusuf, Hinca Panjaitan, Renanda Bachir, dan kerabat lainnya

Ani Yudhoyono, Ibu Negara 2004-2014 meninggal dalam kondisi tidak sadar, dalam perawatan di ruang ICU National University Hospital Singapura, Sabtu.

Tim Dokter Kepresidenan Dokter Terawan mengatakan saat mengembuskan nafas terakhir, almarhumah sedang ditidurkan dalam upaya pengobatan. “Karena waktu itu ditidurkan,” kata dia.

Ibu Ani sempat mengalami gagal nafas, sehingga harus menggunakan respirator yang dipasang sejak Jumat malam. “Jadi mau tidak mau harus ditidurkan,” kata dia.

Ia mengatakan tim dokter telah melakukan berbagai upaya untuk membantu memulihkan kesehatan Ibu Ani.

Namun, upaya itu tidak membawa hasil karena kehendak Allah SWT. Tim kedokteran di NUH juga dibantu oleh ahli dari berbagai negara, termasuk AS.

“Jadi apa yang dilakukan untuk Bu Ani sudah maksimal. Namun tuhan punya rencana lain. Dan ini menimbulkan kesedihan kita semua,” kata dia.

Sebenarnya, lanjut dia, kesehatan Ibu Ani sudah membaik namun mengalami kemunduran yang memang sudah menjadi perjalanan penyakitnya.

Mengenai rencana donor sumsum tulang belakang, ia mengatakan langkah itu belum dilakukan karena kondisi kesehatan Ibu Ani belum memungkinkan.(antara/pdb)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!