fbpx
Bakal calon bupati Fakfak 2020 Samaun Dahlan, S.Sos, M.Si. FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadalamberita.com. PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Mengapa bakal calon bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos, M.Si... Ini Alasan Samaun Pilih Clifor Sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Fakfak 2020

Bakal calon bupati Fakfak 2020 Samaun Dahlan, S.Sos, M.Si. FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Mengapa bakal calon bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos, M.Si memilih Cliford Ndandarmana, SE, yang juga Ketua DPD PAN Fakfak mendapinginya sebagai bakal calon wakil bupati Fakfak?

Ini penjelasana Samaun kepada wartawan di Hotel Grand Papua Fakfak: Clifor, orangnya matang dalam politik,  beliau dikenal banyak kalangan, disegani dan dihormati dalam masyarakat.

‘’Orangnya memiliki prinsip dan punya komitmen bagus dan cerdas. Selama di DPRD komunikasi politik  sangat baik. Saya sangat tertarik , beliau tidak membawa diri ke saya. Tetapi saya yang memilihnya. Saya telah melihat jauh-jauh hari sebelumnya,  Ia layak untuk mendampingi saya, karena ia berniat membangun negeri ini paling besar,’’ ujar Samaun.

Bagaimana niat Samaun banting stir dari birokrat ke politik? Padahal karir seorang Samaun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) terbilang masih panjang.

‘’Kalau saya pensiun masih Sembilan tahun, target saya adalah bagaimana melanjutkan program yang sementara ini berjalan. Salah satunya pembangunan Bandara Siboru, yang kedua irigasi di Bomberay, yang ketiga adalah infrastruktur jalan kemudian perusahaan kayu yang masuk.  Irigasi itu bisa dialiri 1.200 hektar sawah,’’ jelas Samaun.

Namun niat uatama Samaun adalah lillahi ta’ala, yang kedua niatnya karena untuk membangun negeri dalam arti ingin ini lebih maju lagi.

‘’Saya ada dipemerintahan Fakfak kurang lebih sembilan tahun, artinya sudah melihat, saya rasakan sendiri apa yang harus saya buat di negeri Fakfak. Oleh karena itu saya merasa bahwa terpanggil setelah Kabupaten ini dipimpin oleh bapak bupatu Uswanas, siapa lagi yang yang melanjutkan selama ini kegiatan-kegiatan untuk perubahan besar yang kita lakukan. Karena itu kita melanjutkan ini.

Bakal calon bupati Fakfak 2020 Samaun Dahlan, S.Sos, M.Si, bersama Ketua PWI Papua Barat, Bustam, Sekertaris PWI Papua Barat, Roi Sibarani, Ketua PWI Fakfak, Enrico Letsoin serta pengurus PWI Fakfak, seusai pembukaan Konferensi III PWI Fakfak, Kamis (21/11/2019). FOTO: ISTIMEWA/papuadalamberita.com.

Dukungan politik untuk Samaun bertarung pada Pilkada Kabupaten Fakfak 2020 terbilang besar. ‘’Saya sendiri terpenuhinya karena sebelum saya mengajukan dan partai politik juga sudah mendorong saya artinya partai politik ini rata-rata juga anggota DPR. Dukungan politik saat ini sudah sekitar 70% yang sokongan dari partai,’’ beber Samaun.

Bagaimana dengan aturan Orang Asli Papua (OAP) yang akan benturkan nanti ke dirinya? Ia berpikir sangat sederhana, Ia kembalikan kepada aturan dan undang-undang Pemilihan Umum.

‘’Saya selalu mengacu kepada apa yang dikeluarkan KPU, kita ikut aturan saja, kalau memang aturannya memungkinkan untuk itu saya melanjutkan. Kalau tidak, kita tidak paksakan untuk itu, itu aja. Tetapi Kalau program, Saya tidak akan pernah mundur selangkah, saya sudah berbuat untuk negeri ini, makanya Itulah fakta,’’ ujar Samaun tegas.

Terlepas dari semuanya, Ia mengatakan hal yang penting adalah dukungan masyarakat  karena kemanapun kita pergi masyarakat yang menilai kita.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!