Papua Barat

Jamaah Sholat Idul Adha di Masjid Nurul Fatah Hingga ke Parkiran

387
×

Jamaah Sholat Idul Adha di Masjid Nurul Fatah Hingga ke Parkiran

Sebarkan artikel ini

Ustadz Mohammad Ramli Cabe saat khotbah Idul Adha di Masjid Nurul Fata Manoriang Reremi Puncak Manokwari, Papua Barat, Ahad (10/7/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Masjid Nurul Fatah, Manoriang Reremi Puncak, Manokwari Papua Barat, menggelar sholat Idul Adha, Ahad (10/7/2022) pagi.

Pantauan Papuadalamberita.com dalam sholat Idul Adha 1443 Hijriah di Masjid Nurul Fatah ratusan jamaah sejak pagi pukul 06.00WIT  mulai mendatangi masjid, jamaah memenuhi dalam hinggaluar luar masjid berdua lantai it, halaman parki kendaraan pun penuh sesak oleh jamaah sholat Idul Adha.

Sholat sunat Idul Adha dimulai pada pukul 07.00 WIT dipimpin Imam Masjid Nurul Fatah, Ustaz Syafruddin R SA, dilanjutkan dengan khotba yang dibawakan Ustadz Mohammad Ramli Cabe.

‘’Hari raya Idul Adha merupakan peristiwa besar, tidak terlepas sejarahnya Nabi Ibrahim Allaihissalam (AS) bersama istrinya Hajar dan putranya Ismail AS, seorang nabi yang begitu mulia digelari oleh Allah, sebagai kekasih Allah,’’ ujar Ustadz Mohammad Ramli.

Menurut Ustadz Mohammad Ramli, Nabi Ibrahim AS yang luar biasa kesabarannya, Nabi Ibrahim AS yang begitu luar biasa keikhlasannya,  maka hari raya kurban ini tidak akan pernah lepas dengan sejarah perjuangan Nabi Ibrahim AS dalam menegakkan kalimat Lailahaillallah Muhammada Rrasulullah,  bagaimana perjuangan Nabi Ibrahim AS menanamkan aqidah, bagaimana sejarah Nabi Ibrahim AS membuktikan cintanya kepada Allah SWT.

Dalam sejarah Nabi Ibrahim AS, adalah nabi yang begitu luar biasa di mana beliau menyumbangkan 100 unta, 10.0000 domba demi cintanya kepada Allah SWT, maka seketika itu keluar ungkapan Nabi Ibrahim AS tidak seberapa atas apa yang aku keluarkan untuk Allah demi cintaku kepada Allah.

‘’Andainya diberikan anak memiliki keturunan makan aku korbankan demi cintaku kepada Allah SWT,’’ kata Ustadz Mohammad Ramli.

Jamaa sholat Idul Adha di Masjid Nurul Fata Manoriang Reremi Puncak Manokwari, Papua Barat, Ahad (10/7/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN.

Berjalan waktu Nabi Ibrahim AS dikaruniai seorang putra bernama Ismail AS, datanglah seruan Allah SWT, Nabi Ibrahim AS sedang tertidur perintah Allah untuk melaksanakan nazar, melaksanakan ucapan yang pernah diucapkan, bahwa  jangankan unta dan domba ku akan ku korbankan karena cintaku kepada Allah SWT.

‘’Maka pada saat itu Nabi Ibrahim AS terbangun dan atas mimpi itu sampai 3 kali, akhirnya Nabi Ibrahim AS yakin dan percaya, bahwa ini adalah perintah Allah SWT saat itulah Nabi Ibrahim AS mengajak putranya Ismail AS berbicara,’’ ujar Ustadz Ramli.

‘’Wahai putraku tercinta semalam aku bermimpi untuk menyembelih mu karena perintah Allah SWT.

Nabi Ismail AS yang diberikan keistimewaan oleh Allah di masa kecilnya saat itu berucap dalam lisannya yang begitu luar biasa,  wahai ayah kalaulah ini perintah Allah kerjakan, laksanakan wahai Ayahku akan berjumpa denganku bersama orang-orang yang sabar,’’ sebut Ustadz Ramli mengenang sejarah lahirnya Idul Adha.

Ini peristiwa luar biasa, pengorbanan seorang ayah kepada anaknya yang harus dikorbankan demi cintanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Maka peristiwa ini menjadi pelajaran berharga untuk umat muslim, Nabi Ibrahim AS rela mengorbankan putranya Ismail AS demi cintanya kepada Allah, demi ketaatannya kepada Allah, sebuah bukti yang begitu luar biasa.

Ia mnegatakan, peristiwa ini banyak memberikan pelajaran yang harus kita ambil dari Nabi Ibrahim AS bersama putranya Ismail AS.

Begitu banyak nikmat nikmat yang Allah berikan kepada kita, tidak ada satupun manusia yang mampu menghitung nikmat-nikmat Allah tersebut, maka Allah SWT menyeru kepada kita semuanya di dalam Alquran; Sesungguhnya kata Allah, Aku telah memberikan kalian nikmat yang begitu banyak, nikmat yang begitu luar biasa,  maka apa yang Allah minta kepada umat atas nikmat?

Allah tidak minta dibayar itu nikmatnya, Allah hanya minta tegakkan shalat tegakkan sholat lima waktu,  Allah hanya minta syukuri nikmatNya dengan senantiasa ibadah  menjaga shalat lima waktu  yang merupakan tiangnya agama.

Yang kedua Allah minta jangan lupa untuk menyembelih kurban, maka hari kaum muslimin dan muslimah yang diberikan kemampuan oleh Allah untuk melaksanakan salat Idul Adha merayakan hari raya Idul kurban.

Sudah banyak nikmat nikmat Allah, sudah banyak karunia Allah yang berikan kepada kita,  Allah minta pada kita untuk menunaikan kurban sebagaimana yang dicontohkan tadi Nabi Ibrahim AS sebagai tanda rasa wujud cinta kepada Allah atas apa yang sudah berikan kepada kita.

‘’Maka siapapun diantara kita yang diberikan kemampuan oleh Allah SWT maka berkurbanlah karena Allah, siapa yang berkurban karena semata-mata karena cinta kepada Allah, maka niscaya apa yang ia kurbankan, apa yang telah Ia keluarkan untuk Allah, Allah akan menggantikannya sebagaimana Allah menggantikan.(tam)

Jamaa sholat Idul Adha di Masjid Nurul Fata Manoriang Reremi Puncak Manokwari, Papua Barat, Ahad (10/7/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *