Suasana Penyerahan Jenasah Valentinus Iba, Korban 1 Desember 2019 di Rumah Duka Kampung Kuam Kuamur Distrik Kayuni Fakfak Papua Barat Dari Polres Fakfak Kepada... Jenasasah Amos Hirietrenggi, Korban 1 Desember di Fakfak Diserahkan Ke Keluarga di Sanbut Linangan Air Mata

Suasana Penyerahan Jenasah Valentinus Iba, Korban 1 Desember 2019 di Rumah Duka Kampung Kuam Kuamur Distrik Kayuni Fakfak Papua Barat Dari Polres Fakfak Kepada Keluarga Korban. FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Jenasah Amos Hirietrenggi, yang diduga salah satu anggota  Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TPNPB) Wilayah Fakfak, Kamis kemarin (12/12) diserahkan Polres Fakfak kepada pihak keluarga di kampung Kuam Kuamur Distrik Kramomongga Kabupaten Fakfak Papua Barat.

Penyerahan jenasah Amos dari Polres Fakfak, dipimpina langsung Kasat. Intelkam, IPTU. Ilham, SH, MM, dengan pengawalan anggota Polres Fakfak berjalan mulus, bahkan kedatangan jenasah yang sudah didalam peti jenasah di sambut isak tangis orang tuanya dan keluarga di kampung Kwam Kwamur.

Kapolres Fakfak, AKBP. Ary Nyoto Setiawan, S.IK, MH, ketika didampingi Kasat. Intelkam, IPTU. Ilham, SH, MM, membenarkan, jenasah Amos yang ditemukan tak jauh dari lokasi penangkapan 23 anggota TPNPB Wilayah Fakfak pada 7 Desember 2019, sejak Kamis (12/12) sudah diserahkan Polres Fakfak kepada pihak keluarga di Kampung Kwam Kwamur Distrik Kayuni.

Menurut orang nomor satu di Polres Fakfak, penyerahan jenasah dilakukan pihak Polres Fakfak, setelah Polisi melakukan otopsi oleh dokter ahli forensik yang didatangkan dari luar Fakfak dan setelah diketahui penyebab kematian korban akibat adanya benturan keras di kepala korban barulah jensah lelaki 30 tahun itu diserahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan.

Dikatakan Ary Nyoto, sebelum dilakukan penyerahan jenasah korban, dua orang utusan keluarga korban yakni Yeremias Hirietrenggi dan Stevanus Tigtigweria bertemu Kapolres dan menyapaikan permohonan maaf keluarga.

Dalam pertemuan tersebut, kata Kapolres Ary Nyoto, utusan keluarga juga memberikan  apresiasi kepada Polres Fakfak untuk mengusut otak para pelaku aksi 1 Desember di Kampung Warpah Kayuni yang telah mengakibatkan anak mereka terhasut dalam kegiatan tersebut hingga jadi korban.

Pertemuan Kapolres Fakfak, AKBP. Ary Nyoto Setiawan, S.IK, MH, Didampingi Kasat. Reskrim. AKP. Misbhacul Munir, S.IK dan Kasat. Intelkam, IPTU. Ilham, SH, MM Dengan Dua Perwakilan Keluarga Korban. FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com.

Ditambahkan Kasat. Iltelkam Polres Fakfak, IPTU. Ilham, SH, MM, saat jebasah korban tiba di kampungnya dengan pengawalan anggota Polres Fakfak, keluarga korban menyambut anggota Polres Fakfak dengan baik dan penuh kekeluargaan.

Dia menceritakan, suasana penyambutan dan penyerahan jenasah Valentinus di Kampung Kuam Kuamur pada Kamis 12 Desember 2019, berjalan aman bahkan keluarga tak sanggup menahan tangis ketika melihat peti jensah Amos tiba di Kampung tersebut.

Tangis keluarga korban pecah saat menyambut jenasah Valentinus yang terbujur kaku di balik beti jensah, seakan keluarga tak percaya korban yang menghialng 7 hari sejak 1 Desember 2019, akhirnya ditemukan dan kembali ke rumah dalam kondisi yang tak bernyawa lagi, kisah Kasat Intelkam. Ilham, SH.MM, kepada papuadalamberita.com. usai menyerahkan jenasah lelaki bujangan berusia 30 tahun yang terbujur kaku di dalam peti jenasah.(RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *