PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mengakibatkan gangguan serius pada moda transportasi udara.
Selama 2 pekan terakhir, penerbangan maskapai Wings Air rute Sorong–Fakfak (PP) terpaksa dibatalkan (cancel flight) demi keselamatan penerbangan. Puncaknya pihak Maskapai melakukan pembatalan penerbangan sejak tanggal 10 hingga 11 Oktober 2026. Bahkan pihak maskapai juga telah mengumumkan pembatan penerbangan Sorong – Fakfak untuk hari ini (Senin, 12/10/2026).
Lumpuhnya akses jalur udara berturut-turut ini membuat ratusan calon penumpang tujuan Sorong terlantar dan memutar otak. Sebagai satu-satunya alternatif untuk keluar dari Fakfak, ratusan warga kini mengalihkan perjalanan mereka dengan menggunakan jasa pelayaran laut tujuan Sorong via KMV Kalabia pada Minggu malam (11/10/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan lonjakan drastis jumlah penumpang di Pelabuhan Fakfak. Kapal Ferry KMV Kalabia yang dijadwalkan berlayar menuju Pelabuhan Arar, Kabupaten Sorong, tampak dipadati oleh ratusan penumpang hingga berebut untuk mendapatkan tempat tidur di atas Kapal tesebut..
Petugas penjualan tiket KMV Kalabia di pelabuhan Fakfak, membenarkan adanya lonjakan (membludak) calon penumpang rute Fakfak–Sorong. Guna memfasilitasi tingginya kebutuhan masyarakat, pihak pengelola kapal akhirnya membuka opsi penjualan tiket non-seat (tanpa tempat duduk).
“Penerbangan ke Sorong sudah empat hari gagal terbang karena jarak pandang tertutup kabut asap pekat. Karena ada urusan mendesak dan tidak ada kepastian jadwal terbang, kami akhirnya memilih naik KMV Kalabia,” ujar salah satu calon penumpang saat ditemui media di area pelabuhan.
Hingga saat ini, kondisi ketebalan kabut asap akibat karhutla di kawasan udara Fakfak masih dipantau secara intensif. Pihak maskapai belum dapat memastikan kapan penerbangan rute Sorong–Fakfak akan kembali dibuka secara normal hingga jarak pandang dinyatakan aman untuk aktivitas penerbangan. (Enrico)













