Papua Barat

Kadis Perhubungan: Gubernur Dorong Rute Langsung Jakarta – Manokwari, Genjot PAD

492
×

Kadis Perhubungan: Gubernur Dorong Rute Langsung Jakarta – Manokwari, Genjot PAD

Sebarkan artikel ini
Suasana apron Bandar Udara Rendani, Manokwari, Papua Barat, saat pesawat parkir usai melakukan pendaratan dan bersiap menjalani proses ground handling, Rabu (17/9/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat tengah memperjuangkan pembukaan rute penerbangan langsung Jakarta–Manokwari tanpa transit di Makassar maupun Sorong.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Markus Lukas Sabarofek, S.Sos., MA, mengatakan pihaknya telah dua kali berkoordinasi dengan Batik Air dan Garuda Indonesia.

“Kami tinggal menunggu waktu Bapak Gubernur untuk menyampaikan langsung agar penerbangan ini bisa segera terwujud,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat , Rabu (17/9/2025).

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Markus Lukas Sabarofek, S.Sos., MA, saat diwawancarai wartawan usai upacara Hari Perhubungan Nasional ke-54 di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Rabu (17/9/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

Menurut Markus, rute langsung ini akan memberi manfaat besar bagi masyarakat, mempermudah mobilitas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menilai, penerbangan tanpa transit juga berpotensi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Selama ini penerbangan banyak transit di Sorong, padahal hasil bumi dan kekayaan berasal dari Papua Barat. Seharusnya transit bisa di Manokwari agar dampaknya langsung dirasakan daerah,” tegasnya.

Selain berkoordinasi dengan maskapai, Pemprov Papua Barat juga menjajaki kerja sama dengan Garuda Indonesia dan LNG Tangguh.

Langkah ini dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil bumi sekaligus memperkuat layanan transportasi udara.

“Kami ingin Garuda kembali masuk ke Papua Barat seperti dulu, agar masyarakat lebih terlayani dan hasil bumi bisa langsung didistribusikan dari wilayah kita,” tambah Markus.

Ia menegaskan, kehadiran rute langsung Jakarta–Manokwari akan membuka akses yang lebih luas, menekan biaya perjalanan, sekaligus menjadi katalis percepatan pembangunan ekonomi Papua Barat.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *