PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat tengah memperjuangkan pembukaan rute penerbangan langsung Jakarta–Manokwari tanpa transit di Makassar maupun Sorong.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Markus Lukas Sabarofek, S.Sos., MA, mengatakan pihaknya telah dua kali berkoordinasi dengan Batik Air dan Garuda Indonesia.
“Kami tinggal menunggu waktu Bapak Gubernur untuk menyampaikan langsung agar penerbangan ini bisa segera terwujud,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat , Rabu (17/9/2025).

Menurut Markus, rute langsung ini akan memberi manfaat besar bagi masyarakat, mempermudah mobilitas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menilai, penerbangan tanpa transit juga berpotensi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Selama ini penerbangan banyak transit di Sorong, padahal hasil bumi dan kekayaan berasal dari Papua Barat. Seharusnya transit bisa di Manokwari agar dampaknya langsung dirasakan daerah,” tegasnya.
Selain berkoordinasi dengan maskapai, Pemprov Papua Barat juga menjajaki kerja sama dengan Garuda Indonesia dan LNG Tangguh.
Langkah ini dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil bumi sekaligus memperkuat layanan transportasi udara.
“Kami ingin Garuda kembali masuk ke Papua Barat seperti dulu, agar masyarakat lebih terlayani dan hasil bumi bisa langsung didistribusikan dari wilayah kita,” tambah Markus.
Ia menegaskan, kehadiran rute langsung Jakarta–Manokwari akan membuka akses yang lebih luas, menekan biaya perjalanan, sekaligus menjadi katalis percepatan pembangunan ekonomi Papua Barat.(rustam madubun)













