PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Fakfak, turut ambil bagian dalam memeriahkan kemeriahan Karnaval Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Fakfak.
Dalam perhelatan Karnaval yang berlangsung di Fakfak pada Kamis (13/08/2026), Dinas Sosial mengerahkan kekuatan penuh dengan melibatkan 63 dari total 65 pegawai ASN dan P3K yang mereka miliki. Kehadiran Dinsos Fakfak dipimpin langsung oleh sang kepala dinas, Sadali La Hadalia, S.Sos., M.S, yang mendampingi barisan di garis depan.
Perwakilan Dinas Sosial Fakfak dihadapan Bupati Samaun Dahlan, Ketua TP PKK Fakfak Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, para Kepala OPD yang menyaksikan jalannya Karnaval, menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam karnaval ini bukan sekadar untuk memeriahkan hari kemerdekaan, melainkan juga sebagai ajang sosialisasi langsung mengenai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dinas kepada masyarakat.
”Kami datang untuk mensosialisasikan semua tupoksi yang ada di Dinas Sosial Kabupaten Fakfak. Kami ingin menyampaikan apa saja yang sudah kami laksanakan di tahun 2026 ini,” ujar perwakilan Dinsos di atas panggung utama.
Salah satu capaian penting yang dipaparkan adalah pelayanan bagi penyandang disabilitas. Dinsos Fakfak melaporkan telah memfasilitasi keberangkatan tiga orang warga ke Makassar untuk mendapatkan penanganan dan pemasangan kaki palsu. Program ini sukses membantu para penerima manfaat untuk kembali beraktivitas secara mandiri.
Bupati Fakfak Samaun Dahlan, Ketua TP PKK Fakfak Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, Asisten Setda, Staf Khusus Bupati, Para Kepala OPD Bersama Tim Karnaval Dinas Sosial Menari Lalayon. Kamis (13/08/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.
Selain program disabilitas, Bidang Perlindungan Sosial Dinsos Fakfak juga menyoroti dua program penting, yaitu BPJS Kesehatan dan Program Keluarga Harapan (PKH). Masyarakat yang kartu BPJS-nya tidak aktif diimbau untuk segera melapor ke kantor Dinsos guna proses reaktivasi.
Adapun syarat yang perlu disiapkan masyarakat antara lain: Kartu Keluarga (KK), KTP, surat keterangan sakit dari Puskesmas/RSUD, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kampung atau kelurahan, bukti daya listrik, serta foto rumah tampak depan. Program jaminan kesehatan yang merupakan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak ini tercatat telah berhasil menangani lebih dari 15.000 masyarakat.
Tak ketinggalan, Bidang Penanganan Fakir Miskin juga menegaskan komitmennya untuk melakukan pendataan dan memperbarui data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Dengan jargon “Satu Data, Satu Keadilan”, bidang ini berkomitmen menjadi harapan bagi masyarakat miskin yang terpinggirkan agar merdeka dari kemiskinan.
Sebagai penutup ingar-bingar barisan, Dinas Sosial menarik perhatian penonton dan juri dengan membawa replika Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Aksi ini menjadi pesan edukasi bahwa Dinsos Fakfak siap memfasilitasi dan menangani ODGJ maupun lansia terlantar di wilayah Kabupaten Fakfak.
”Bagi bapak, ibu, masyarakat Kabupaten Fakfak, jika ada ODGJ di kisi-kisi kita, dapat menelepon kami di Dinas Sosial. Ada lansia yang belum terdata, silakan lapor ke kami,” pungkasnya yang kemudian ditutup dengan penampilan hiburan singkat tarian Lalayon asal Halmahera bergoyang bersama Bupati, Ketua TP PKK dan Para Kepala OPD dan disaksikan warga Fakfak yang menyaksikan pelaksanaan Karnaval di depan panggung terbuka.(Enrico)













