Papua Barat

Kasi Pidsus Kejari Fakfak : Dugaan Korupsi di Bawaslu Tinggal Menunggu Rilis Kerugian Negara dan Penetapan Tersangka

121
×

Kasi Pidsus Kejari Fakfak : Dugaan Korupsi di Bawaslu Tinggal Menunggu Rilis Kerugian Negara dan Penetapan Tersangka

Sebarkan artikel ini

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Fakfak. FOTO : RICO LET’s./PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Fakfak, Hasrul, SH, mengatakan, selama sepekan kemarin auditor salah satu lembaga audit perwakilan Papua Barat telah melaksanakan pemeriksaan terhadap 5 orang Bawaslu Fakfak termasuk melakukan pemeriksaan terhadap 17 Panwas Distrik.

Pemeriksaan terhadap 5 orang dari Bawaslu Fakfak serta 17 Panwas Distrik oleh auditor lembaga audit perwakilan Papua Barat bertujuan untuk menentukan kerugian negara atas dugaan korupsi dana hibah (NPHD) pengawasan Pilkada Fakfak 2020 yang dikelola Bawaslu Fakfak senilai Rp.15 Miliar lebih.

“Tim audit dari salah satu lembaga audit perwakilan Papua Barat Rabu kemarin (23/6/2021) telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap Bawaslu dan Panwas 17 Distrik termasuk tenaga honorer yang dibayar diluar RKA serta sopir yang menerima pembayaran dari dana NPHD pengawasa Pilkada Fakfak 2020 yang dikelola Bawaslu Fakfak”, tandas Kasi Pidsus Kejari Fakfak, Hasrul, SH, di Polres Fakfak usai mengikuti upacara Hari Bhayangkara Ke – 75, Kamis (1/7/2021).

Menurut Hasrul, dengan berakhirnya pemeriksaan tim audit terhadap Bawaslu dan 17 Panwas Distrik yang berlangsung di Kejari Fakfak maka kini penyidik Pidsus Kejari Fakfak tinggal menunggu rilis hasil pemeriksaan lembaga audit tersebut terhadap temuan jumlah kerugian negara.

Setelah lembaga audit perwakilan Papua Barat itu merilis temuan kerugian negara atas dugaan korupsi dana NPHD pengawasan Pilkada Fakfak yang ditangani Bawaslu maka selanjutnya Kejari Fakfak akan menetapkan siapa saja yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

“Setelah lembaga audit itu merilis hasil temuan kerugian negara terhadap dugaan korupsi di Bawaslu Fakfak maka kami penyidik akan segera menetapkan siapa saja tersangka dalam dugaan kasus ini”, tutur Hasrul, Kamis kemarin ditengah peringatan Hari Bhayangkari Ke – 75.

Dia (Hasrul), memastikan hasil audit untuk menentukan kerugian negara yang telah dilakukan salah satu lembaga audit perwakilan Papua Barat itu akan dirilis dalam waktu dekat di bulan ini.

“Hasil audit untuk menentukan kerugian yang telah dilakukan itu dipastikan akan dirilis lembaga audit tersebut dalam waktu dekat di bulan ini dan bila hasilnya sudah ada, kami juga akan segera tetapkan siapa saja tersangkanya”, ungkapnya.(RL 07)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *