PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Menteri Enegeri dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia menyebut untuk menerangi seluruh Distrik dan Kampung Kabupaten Fakfak yang belum menerima penerangan listrik membutuhkan anggaran sebesar Rp170 Miliar.
“Tim saya sudah menghitung, kebutuhan anggaran untuk menerangi seluh Distrik dan Kampung yang ada di Kabupaten Fakfak membutuhkan anggaran sebesar Rp170 Miliar,” hal itu disampaikan Menteri Bahlil ketika mnyalurkan bantuan pasangan baru listrik (BPLP) gratis tahun 2025 ke 100 rumah warga Fakfak tidak mampu, Minggu (16/11/2025).
Dengan kebutuhan anggaran yang cukup besar untuk menerangai seluruh Distrik dan Kampung di Fakfak, maka menurut Bahlil, ditahun anggaran 2025 ini, Kementerian ESDM baru menganggarkan sebesar Rp70 Miliar.
“Saya perlu beberkan di forum yang terhormat ini, bahwa untuk di tahun 2025 anggaran dari Kementerian ESDM ke Fakfak sebesar Rp70 Miliar untuk penangan listrik . Sisanya tahun 2026 hingga tahun 2027 akan kami kucurkan lagi sehingga semua kampung yang ada di Kabupaten Fakfak sudah dialiri listrik PLN,” tegas Bahlil yang juga sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.
“Saya tidak mau lagi, apa yang kita rasakan dulu (tidak ada listrik) terjadi di generasi berikut,” tutur Bahlil di RTH Ma’ruf Amin
Lebih lanjut menurut Bahlil, Rasio elektrifikasi (perbandingan jumlah rumah tangga yang memiliki akses listrik dengan jumlah total rumah tangga yang ada) secara nasiola mencapai 99 persen sedangkan untuk Papua Barat baru 89 persen karena itu masih banyak yang harus dibenahi.
Hari ini, selain kita memasuki rasio elektrifikasi, agar semua desa/kampung memiliki listrik. ada juga daerah yang sudah ada listrik tetapi warganya belum memasangan jaringan yang masuk rumah sehingga untuk mengatasi persoalan tersebut, Kementerian ESDM telah memprogramkan bantuan pasangan baru listrik (BPBL) gratis untuk warga tidak mampu.
Program ini (BPBL) yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dan Menteri ESDM dalam mendukung swasembada energi maka di tahun 2025 total penerima bantuan ini secara nasional sebanyak 215.000 rumah tangga. Sedangkan total untuk Papua Barat di tahun ini sebanyak 4.550 rumah tangga.
Untuk Kabupaten Fakfak dari target 500 rumah tangga yang akan dipasangankan listik gratis, baru dilaksanakan untuk 100 rumah tangga sehingga masih tersisa 400 rumah tangga yang akan menerima bantuan pasang baru listrik gratis ini. (Enrico Letsoin)













