Papua Barat

Ketika Gubernur, Pangdam Kapolda Selesaikan 3 Agenda HUT RI Dalam Sehari

279
×

Ketika Gubernur, Pangdam Kapolda Selesaikan 3 Agenda HUT RI Dalam Sehari

Sebarkan artikel ini

HUT RI 2021

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan saat mengukuhkan pasukan pengibar bendera  merah putih, Senin (16/8/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI –  Mereka merupakan orang-orang nomor satu di jajaran Provinsi Papua Barat, Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, SE MTR (HAN), Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Doktor Tornagogo Sihombing SIK, MSI, Kepala Kejasaan Tinggi Papua Barat Doktor Wilhelmus Lingitubun, SH, MH, Wakil Ketua I DPR Papua Barat Ranley HL Manswan SE, Ketua dan Fraksi Otsus George Deday selama masa panedmi COVID-19 hingga jelang HUT KE-76 Republik Indonesia 17 Agustus 2021 memiliki kegiatan padat dengan intensitas tinggi.

Mereka – mereka adalah juga orang biasa yang tentu memiliki keterbatasan secara fisik tetapi tuntutuan tugas, pelayanan sebagai abdi NKRI dan tanggungjawab pada masyarakat semua kegiatan satu-persatu mereka hadir bersama-sama masyarakat.

Tercatat dalam sehari, Senin 16 Agustus 2021 atau sehari jelang peringatan “hari keramat” bangsa Indonesia HUT Ke-76 RI ada tigga agenda beruntun mereka selesaikan, mulai dari pengukuhan pasukan pengibar (Paskibra) bendera merah putih, menghadiri pidato Presiden RI Joko Widodo secara virtual serta menghadiri sekaligus mengunting pita pelepasan aksi bersama gebyar merah putih di Teluk Doreri Manokwari Papua Barat.

‘’Tanggal 16 Agustus 2021 saya Gubernur Papua Barat dengan resmi mengukuhkan saudara-saudara sebagai pasukan pengibar bendera yang akan bertugas di lapangan upacara Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat pada tanggal 17 Agustus 2021, semoga Tuhan yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan keberkahan dalam tugas negara, Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan,’’ ucap Gubernur papua Barat saat pengkuhan.

Acara pengkuhan yang dihadiri pejabat Forkopimda Papua Barat serta pasukan pengibar bendera itu dilanjutkan dengan penciuman bendera oleh pasukan pengibar bendera.

Gubernur Papua Barat, didampinggi Pangdam XVIII/Kasuari, Kapolda Papua Barat, Kepala Kejaksaan Papua Barat, Kabinda Daerah Papua Barat, Kapolres Manokwari, Ketua Harian LMA Papua Barat dan Ketua garda Merah Putih Papua Barat saat sambutan pembukaan Gebyar Merah Putih, Senin (16/8/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Seusai pengkuhan para pejabat teras ini menghadiri pidato Presiden RI Ir Haji Joko Widodo secara virtual hingga siang hari.

Seusai acara bersama presiden secara virtual dilanjutkan dengan menhadiri acara menghadiri sekaligus mengunting pita pelepasan aksi bersama gebyar merah putih di Teluk Doreri Manokwari Papua Barat.

Dalam acara Gebyar merah putih yang dihelat Garda Merah Putih, komunitas pencita air, Ketapang Diving kerja bareng dengan LMA Papua Barat ini para petinggi Papua Barat  yang tiba di lokasi sekitar pukul 14.12 WIT itu baru meninggalkan lokasi teluk Doreri sekitar pukul 15.50 WIT.

‘’Merdeka, merdeka, merdeka, baik terima kasih,’’ pekik merdeka Gubernur saat mengawali sambutan membuka acara gebyar merah putih yang diikuti peserta upacara dari Garda Merah Putih dan komunitas pencita laut.

‘’Dalam rangka kita menghadapi HUT Ke-76 Kemerdekaan Indonesia, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, Papua Barat Maju, Saya ajak kita semua, terima kasih banyak untuk gebyar merah putih, juga Garda Merah Putih, masyarakat adat, ketapang diving, yang mengundang kita semua untuk hadir bersama,’’ sambung gubernur.

Gubernur Papua Barat, didampinggi Pangdam XVIII/Kasuari, Kapolda Papua Barat, Kepala Kejaksaan Papua Barat, Kabinda Daerah Papua Barat, Kapolres Manokwari, Ketua Harian LMA Papua Barat dan Ketua garda Merah Putih Papua Barat saat pengguntingan pita Gebyar Merah Putih, Senin (16/8/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Lanjut gubernur, bahwa sebelumnya pada Sabtu (21/8/2021) telah menyerahkan bibit terumbu karang dan bendera merah putih kepada komunitas ketapang diving untuk menanam karang kembali dan juga menyerahkan benderah merah putih yang pada Senin hari ini akan dikibarkan dalam laut.

‘’Kita sekarang tidak lagi berperang, kita sekrang tinggal membangun Indonesia dari Sabang sampai Merauke, Mianga sampai  Rote, itulah Indonesia, itulah tanah Papua, itulah papua Barat, itulah Manokwari, mari kita isi kemerdekaan ini dengan kita membangun di segala bidang termasuk komunitas diving yang hari ini juga mengibarkan bendera merah putih dalam laut, dan akan melepas balon gas,’’ sebut Dominggus Mandacan.

Orang nomor satu di Papua Barat ini mengatakan, bahwa dengan ini akan menanamkan rasa kecintaan kepada Indonesia, menanamkan ras kecintaan kita pada tanah Papua, Papua Barat, Manokwari dan juga menanamkan rasa kecintaan kita dalam melestarikan laut,’’ tegas mantan Bupati Manokwari dua periode ini.

Balon gas bercorak merah putih yang akan menarik bendera merah putih tidak kunjung naik karena faktor cuaca, Senin (16/8/2021) di Teluk Doreri Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Dengan demikian, Dominggus Mandacan yang juga Kepala Suku Besar Pegunungan Arfak ini mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga alam Papua Barat.

‘’Alam Papua Barat akan menjaga kita, kita jaga hutan, hutan jaga kita, kita juga laut, laut jaga kita, kita birukan langit, kita hijaukan bumi, kita tinggalkan mata air untuk anak cucu kita, jangan kita tinggalkan air mata untuk mereka, jadi mari= itu tangungjawab kitabersama, baik pemerintah tetapi juga semua komunitas yang punya kepedulian, punya perhatian pada alam ciptaan Tuhan sebagai kekayaan kita kedepan yang perlu kita jaga, kita lindungi, kita lestarikan, sehingga memberikan manfaat bagi anak cucu kita kedepan, tandas Dominggus.

‘’Sekali lagi, merdeka, Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh Papua Barat maju, Manokwari lestari, terima kasih,’’ pekik gubernur yang diikuti semua peserta upacara bersemangat.

Seusai mengunting pita gebyar merah putih oleh gubernur yang disaksikan Pangdam, Kapolda, Kepala Kejaksaan dan Forkopimda,  para pejabat di lokasi gebyar merah putih sekitar satu setengah jam menanti pengibaran merah putih dari dasar laut, namun balon gas pengangkat bendera merah putih berdiameter 76 meter itu tidak kunjung berkibar lantaran tekanan gas yang kurang pada balon dan faktor cuaca.

Gubernur Papua Barat, didampinggi Pangdam XVIII/Kasuari, Kapolda Papua Barat, Kepala Kejaksaan Papua Barat, Kabinda Daerah Papua Barat, bersama Ketua Harian LMA Papua Barat, Senin (16/8/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Sebelum meninggalkan Teluk Doreri, Gubernur Papua Barat, Pangdam dan Kapolda  memberikan spirit kemerdekaan dan ucapan terima kasih kepada Ketua Harian Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Barat Franky Umpai  sekalipun bendara tak kunjung berkibar, namun gubernur meminta untuk kembali di kibarkan pada tanggal Selasa 17 Agustus 2021.

‘’Terima kasih yah, tetap semangat besok di kibarkan ya, balonnya disi gas yah, berapa biaya nanti kami bantu,’’ ujar Gubernur kepada Farnky.

Dihadapan gubernur, Pangdam, Kapolda dan Kejati Frangki yang biasanya disapa “Pace Jenggot” ini menyatakan siap untuk dikibarkan.

‘’Terima kasih pak gubernur, siaap besok di kibarkan,’’ serga Frangky singkat.

Kepada wartawan “pace Jenggot” menjelaskan pengibaran akan dilakukan pada tanggal 17 Agustus 2021, karena faktor cuaca yang diluar jangkauan panitia membuat pengibaran itu tertunda.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *