PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Papua Barat, Haji Mohamad Lakotani, SH., M.Si, menegaskan tiga pesan penting bagi para pengurus yang baru dilantik agar tidak jumawa dan selalu bekerja dengan hati.
Baca juga: Susunan Lengkap Pengurus PW DMI Papua Barat 2025–2030
Pesan itu disampaikan dalam sambutannya pada Pelantikan Pengurus PW DMI Papua Barat Masa Khidmat 2025–2030 yang berlangsung di Hotel Aston Manokwari, Senin (24/11/2025).
Lakotani menyatakan bahwa amanah sebagai Ketua DMI sekaligus Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Papua Barat merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk mengabdi kepada umat dan kemanusiaan di daerah ini.
“Kepercayaan dan amanah ini tidak hanya saya terima sebagai kehormatan, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk berhikmat kepada umat dan kemanusiaan,” ujarnya.
Menurutnya, meski DMI dan PMI bergerak pada sektor pelayanan yang berbeda, keduanya memiliki tujuan yang sama: membangun solidaritas sosial, menjaga kehidupan, memperkuat moral kemasyarakatan, dan menjadi kekuatan pemersatu bangsa.
Ia menegaskan komitmennya untuk mengelola kedua lembaga tersebut dengan prinsip amanah, profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, lembaga pendidikan, hingga seluruh pemangku kepentingan akan menjadi prioritas.

Masjid sebagai Ruang Pemberdayaan
Sebagai Ketua DMI Papua Barat, Lakotani menekankan bahwa masjid harus menjadi institusi strategis dalam pembinaan umat, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi, pembangunan karakter, penyebaran kedamaian, penguatan moderasi beragama, hingga tempat memperkokoh persatuan dalam keberagaman.
Program DMI ke depan diarahkan pada peningkatan kualitas manajemen masjid, pembinaan imam dan dai, serta menjadikan masjid ruang sosial dan ekonomi yang inklusif serta konstruktif.
Tiga Titipan: Amanah, Kolaborasi, dan Hati
Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, baik di DMI maupun PMI, Lakotani menitipkan tiga pesan penting:
- Jabatan adalah amanah. Tidak perlu jumawa, yang dibutuhkan adalah pengabdian, kerja ikhlas, dan kerja nyata.
- Bangun kolaborasi, bukan ego sektoral.
Di PMI, diperlukan kerja sama dengan semua rumah sakit dan dinas kesehatan kabupaten/kota.
Di DMI, kerja sama lintas organisasi keagamaan harus diperkuat.
- Bekerjalah dengan hati. Sebab yang dikelola adalah kemanusiaan dan pembinaan umat.
Di akhir sambutan, Lakotani menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberi kepercayaan kepadanya mengemban amanah sebagai Ketua PW DMI dan Ketua PMI Papua Barat.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tulus atas kepercayaan ini,” tutupnya.(rustam madubun)













