PAPUADALAMBERIT.COM.MANOKWARI – Bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat, Mohammad Lakotani, SH., M.Si disebut telah mengantongi sedikitnya 13 dukungan dari cabang olahraga untuk maju dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KONI Papua Barat.
Baca juga: Lakotani Pastikan Siap Maju Pimpin KONI Papua Barat
Ketua Tim Pemenangan Mohammad Lakotani, Melkias Werinussa, SE., MM, mengatakan hal tersebut saat ditemui wartawan seusai kegiatan silaturahmi dalam rangka Musprovlub KONI Papua Barat di Swiss-Belhotel Manokwari, Selasa (18/8/2026) malam.
“Untuk saat ini, dukungan riil yang sudah kami kantongi sekitar 13 cabang olahraga. Kami optimistis jumlah ini masih akan bertambah,” kata Melkias.
Menurut dia, sejumlah cabang olahraga yang telah menyatakan dukungan antara lain Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti), angkat besi, catur, tenis meja, Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), dan hoki.
Selain dukungan dari cabang olahraga, tim pemenangan juga terus membangun komunikasi dengan KONI kabupaten dan kota di Papua Barat.
Melkias mengatakan, dukungan tersebut diupayakan berasal dari berbagai wilayah agar representasi pencalonan Lakotani semakin luas.
Salah satu dukungan positif, kata dia, datang dari Kabupaten Kaimana.
Melkias menargetkan dukungan terhadap Lakotani terus bertambah hingga mencapai sekitar 43 suara dari keseluruhan pemilik suara dalam Musprovlub.
Ia menyebut persyaratan pencalonan ketua umum mengharuskan bakal calon memenuhi sedikitnya 30 persen dukungan dari jumlah suara yang ditetapkan.
Dengan perhitungan sementara, angka tersebut diperkirakan berada pada kisaran 13 hingga 15 dukungan.
“Kami terus melakukan komunikasi dengan cabang olahraga dan KONI kabupaten maupun kota. Targetnya, dukungan bisa semakin kuat dan merata,” ujarnya.
Terkait pelaksanaan Musprovlub, Melkias mengatakan masa kepengurusan KONI Papua Barat sebelumnya telah berakhir setelah menjalankan masa jabatan selama satu periode atau empat tahun.
Karena masa kepengurusan telah berakhir, Musprovlub diperlukan untuk memilih kepengurusan KONI Papua Barat periode 2026–2030.
Menurut Melkias, pelaksanaan Musprovlub ditargetkan dapat digelar paling lambat pada Agustus 2026.
Rencana tersebut disebut sejalan dengan berakhirnya proses perpanjangan surat keputusan (SK) caretaker yang telah dilakukan sebanyak tiga kali serta selesainya pencairan alokasi dana bantuan.
“Harapannya, seluruh tahapan dapat segera diselesaikan sehingga Musprovlub bisa dilaksanakan sesuai ketentuan,” kata Melkias.
Musprovlub nantinya menjadi forum untuk menentukan kepemimpinan KONI Papua Barat periode 2026–2030 sekaligus memastikan keberlanjutan pembinaan dan prestasi olahraga di daerah tersebut.(rustam madubun)













