OlahragaPapua Barat

Lakotani Dorong KONI Benahi Pembinaan Atlet

384
×

Lakotani Dorong KONI Benahi Pembinaan Atlet

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani saat memaparkan pandangannya dalam pertemuan silaturahmi menjelang Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KONI Papua Barat di Swiss-Belhotel Manokwari, Selasa (18/8/2026) malam.FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI  – Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, SH., M.Si, mendorong KONI Papua Barat melakukan pembenahan serius terhadap sistem pembinaan atlet dan cabang olahraga.

Menurut Lakotani, persoalan pembiayaan, pemberangkatan atlet, hingga ketersediaan fasilitas masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga Papua Barat.

Baca juga: Ketua Tim Pemenang: Lakotani Kantongi 13 Dukungan Cabor

Baca juga: Lakotani Pastikan Siap Maju Pimpin KONI Papua Barat

Hal itu disampaikan Lakotani yang juga Ketua Umum Pengprov Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Papua Barat dalam kegiatan silaturahmi menjelang Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KONI Papua Barat di Swiss-Belhotel Manokwari, Selasa (18/8/2026) malam.

Ia mengatakan sejumlah cabang olahraga masih menghadapi kendala pendanaan ketika mengikuti kompetisi tingkat nasional. Kondisi tersebut dapat memengaruhi optimalisasi pembinaan dan pencapaian prestasi atlet.

Karena itu, Lakotani menilai KONI harus memperkuat perannya sebagai penghubung antara pemerintah daerah dan seluruh cabang olahraga.

“KONI adalah rumah besar daripada seluruh cabang olahraga yang ada. Tugasnya adalah menjadi payung, pelindung, sekaligus fasilitasi agar pembinaan prestasi berjalan dengan baik,” kata Lakotani.

Lakotani menilai pengurus cabang olahraga perlu dilibatkan secara aktif dalam menentukan arah pembinaan.

Sebab, cabor merupakan pihak yang paling memahami potensi atlet, kebutuhan pembinaan, serta peluang prestasi di masing-masing cabang.

Ia menyebut komitmen menjadikan Papua sebagai gudang atlet berprestasi juga telah menjadi perhatian dalam rapat koordinasi bersama para gubernur se-Tanah Papua di Timika.

Menurut Lakotani, target tersebut membutuhkan dukungan pembinaan yang konsisten, mulai dari proses pencarian bibit atlet, pelatihan, penyediaan fasilitas, hingga dukungan ketika atlet mengikuti kejuaraan.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun kerja sama yang baik antara KONI, pemerintah dan cabang olahraga sehingga pembinaan prestasi bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan KONI Papua Barat yang akan terbentuk nantinya mampu menjadikan pembinaan prestasi sebagai prioritas utama dan mengembalikan kejayaan olahraga Papua Barat di tingkat nasional.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *