NasionalPapuaPapua BaratPapua Barat Daya

KKI 2026 Dorong UMKM Hijau Papua Barat Tangguh dan Berdaya Saing

847
×

KKI 2026 Dorong UMKM Hijau Papua Barat Tangguh dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini
Mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, KKI 2026 berlangsung 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.FOTO: BANK INDONESIA.

PAPUADALAMBERITA.COM.JAKARTA — Bank Indonesia (BI) kembali menggelar Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu tumbuh inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing di pasar global.

Baca juga: UMKM Papua Barat Unjuk Produk Hijau

Mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, KKI 2026 berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Gelaran KKI tahun ini mengangkat semangat “Beudaya Meusare-Sare” dari Aceh yang bermakna berdaya bersama-sama. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kebangkitan UMKM di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam.

Pembukaan KKI 2026 dilakukan oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Putri, serta Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Doddy Zulverdi.

Destry mengatakan, penguatan UMKM ke depan bertumpu pada tiga kata kunci, yakni bangkit, tangguh, dan berdaya saing.

“Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujar Destry saat membuka KKI 2026.

KKI 2026 diselenggarakan BI dengan menggandeng 27 kementerian dan lembaga serta 34 mitra strategis. Kegiatan tersebut menjadi wadah sinergi lintas sektor untuk memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, serta perluasan pasar bagi UMKM.(rls)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *