PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Jumat (11/7/2025), Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.Si., melakukan agenda kunjungan kerja (Kunker) di Distrik Teluk Patipi. Dalam kunker tersebut Bupati Fakfak didampingi para Kepala OPD termasuk Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T.
Pada kesempatan Kunker tersebut, dengan melakukan tatap muka dengan warga yang dipusatkan di Kampung Tibatibananam Mawar (Timar), Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, juga melaunching program Strategis Pala Unggul dengan menyerahkan bantuan bibit pala Tomandin (Pala Fakfak/Myristica Argentea Warba), Program Pala Unggul Visi – Misi Fakfak Membara melalui Program Gertak (Gerakan Tanam Kebun), Kepada 2 Kelompok Peminatan di Kampung Sum dan Kampung Tetar.
Jumlah bibit pala Tomandin yang diserahkan Bupati Fakfak Samaun Dahlan secara simbolis sebanyak 2.200 Bibit Pala dan Insentif Pembersihan Lokasi Kebun sebanyak 110 Juta Rupiah, kepada kelompok Pekebun Tomandin Kampung Sum sebanyak 16 orang dengan jumlah bibit pala sebanyak 800 Pohon untuk di Tanam Pada Lahan Seluas 8 Ha dan Insentif Pekebun Sebanyak 40 Juta Rupiah.
Dan untuk kelompok Pekebun Tomandin Uhkanda Kampung Tetar sebanyak 14 orang dengan jumlah bibit pala sebanyak 1.400 Pohon untuk di Tanam pada Lahan Seluas 14 Ha dan besaran insentif yang di terima sebanyak 70 Juta Rupiah.
Bupati Fakfak Samaun Dahlan Bersama Anggota DPRK Fakfak, Plt Kadis Perkebunan Widhi Asmoro Jati, Kepala Kampung dan Kelompok Pekebun Distrik Teluk Patipi. Sabtu (12/7/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.
Plt Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., mengatakan program program Strategis Pala Unggul sudah dilaksanakan dan telah berjalan di beberapa Distrik yang ada di Kabupaten Fakfak.
Widhi berharap dengan bantuan bibit pala yang telah diberikan ini, kelompok pekebun dalam melakukan penanaman pala agar dapat memperhatikan jarak tanam yang dianjurkan Dinas Perkebunan yakni 10 x 10 meter sehingga nantinya bisa terintegrasi dengan program pertanian.
“Jarak tanam Pala yang dianjurkan 10 x 10 meter sehingga nantinya diantara jarak tersebut dapat juga dilakukan penanam tanaman – tanaman Pertanian seperti pisang dan lain – lain, maka dengan pola seperti ini masyarakat akan mempunyai kegiatan berkebun setiap hati,” ujar Widhi
Program strategis pala unggul yang dicanangkan Dinas Perkebunan Fakfak, menurutnya, merupakan program peminatan dimana harus datang dari masyarakat, artinya Dinas Perkebunan tidak lagi mengintervensi masing – masing Kampung untuk mengajukan program dan kegiatan tetapi harus muncul dari inisiatif masyarakat untuk melakukan penanam pala.(Enrico Letsoin)













