Papua Barat

Laporan Ditolak, Tim PMK2 Duduki Sekretariat Bawaslu Teluk Bintuni

243
×

Laporan Ditolak, Tim PMK2 Duduki Sekretariat Bawaslu Teluk Bintuni

Sebarkan artikel ini

Tim PMK2 duduki Kantor Sekertariat Bawaslu Teluk Bintuni dengan memasang tenda di halaman kantor tersebut, Rabu (2/12/2020). PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA

PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI –  Tim hukum dan para pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni nomro urut 2 Ir Petrus Kasihiw, M.T – Matret Kokop,S.H (PMK2) mendirikan tenda untuk bermalam di halaman Sekretariat Bawaslu Kabupaten Teluk Bintuni, Rabu (2/12/2020) malam.

Aksi ini sebagai luapan kekecewaan dan ketidakpuasan atas kinerja Bawaslu Teluk Bintuni, yang dianggap berat sebelah dalam mengawasi dan menangani pelanggaran Pilkada di Bintuni. Lembaga yang bertugas mengawas pelaksanaana pemilukada itu dianggap cenderung membela kandidat Ali Ibrahim Bauw – Yohanes Manibuy (AYO), kandidat nomor urut 1.

Ketua Tim Koalisi Pelangi Pemenangan PMK2 Jilid II Leonardo Asmorom kepada wartawan mengatakan, aksi bermalam di halaman Bawaslu ini sebenarnya tidak akan mereka lakukan, jika Bawaslu obyektif dalam menanggapi laporan pelanggaran Tim AYO yang disampaikan tim hukum PMK2.

Bentuk pelanggaran yang akan dilaporkan itu, adalah konvoi massa pendukung AYO pada Rabu (2/12/2020) siang di ruas jalan utama Bintuni. Dalam aksi itu, sempat terjadi persekusi terhadap Wakil Ketua Bidang Relawan Tim Koalisi Pelangi Pemenangan PMK2, Amin Patty Kolly bersama tim  kerjannya saat mereka melintas di depan Taman Kota.

“Kami datang untuk melaporkan pelanggaran itu, tapi kenapa Bawaslu tidak mau terima. Katanya kantor sudah tutup, dan disuruh melapor besok. Kalau memang begitu, malam ini kami tunggu sampai besok kantor buka,” kata Leonar, politisi muda dari partai PKPI ini.

Sebelumnya, tim hukum dan para pendukung PMK2 mendatangi Sekretariat Bawaslu Bintuni di Jl. Raya Bintuni – Kalitubi, Bintuni Timur sekitar pukul 18.30 WIT. Komisioner Bawaslu, termasuk Ketua Bawaslu, saat itu masih ada di sekretariat. “Tapi ketika melihat kami datang, mereka langsung menghilang semua. Saya tidak paham apa maunya mereka ini,” tandas Leo.

Sekitar pukul 19.23 WIT, Yosep Lendo, staf Bawaslu Bintuni sempat keluar menemui massa  PMK2, mengarahkan agar mereka pulang ke rumah dan kembali besok untuk melapor. Tapi himbauan itu justru memicu reaksi massa PMK2, yang merasa tidak dihargai oleh Bawaslu.

“Kami sudah komitmen untuk menginap di sini, sampai Bawaslu menerima laporan pelanggaran Pilkada yang akan kami sampaikan,” tambah Sekretaris Tim Koalisi pelangi M. Jen Fimbay.(aba)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *