Papua Barat

Massa Aksi di Amban Bubarkan Diri Setelah Enam Jam, Polisi Bersihkan Jalan

584
×

Massa Aksi di Amban Bubarkan Diri Setelah Enam Jam, Polisi Bersihkan Jalan

Sebarkan artikel ini
Polisi mendorong massa aksi agar membubarkan diri di Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Ahad (31/8/2025). FOTO-FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI- Massa aksi yang melakukan demonstrasi di pertigaan Ketapang, Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, sejak Ahad (31/8/2025) dini hari akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 08.45 WIT.

Massa diketahui mulai berkumpul sejak pukul 02.00 WIT dengan membakar ban bekas dan meletakkan kayu di badan jalan.

Mereka bertahan selama enam jam hingga akhirnya aparat kepolisian membubarkan kerumunan.

Pantauan papuadalamberita.com, setelah massa bubar, anggota Brimob, Polda Papua Barat, dan Polresta Manokwari langsung membersihkan sisa-sisa aksi, termasuk batu, ban bekas, serta kayu yang berserakan di jalan.

Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan, SIK, memberikan keterangan kepada wartawan usai membubarkan massa aksi di pertigaan Ketapang, Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Ahad (31/8/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM

Kapolresta Manokwari, Kombes Pol Ongky Isgunawan, SIK, yang ditemui wartawan di lokasi mengatakan massa awalnya muncul secara sporadis tanpa ada agenda resmi.

“Sekitar pukul 02.00 WIT massa mulai berkumpul, membakar ban di depan pertigaan Ketapang hingga depan Kampus Unipa. Mereka mencoba membuat situasi tidak kondusif. Kami sudah menghimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dan membubarkan diri,” ujar Kapolresta.

Anggota Brimob membersihkan jalan dari sisa batu dan ban bekas usai aksi massa di Amban, Manokwari, Ahad (31/8/2025). FOTO-FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

Namun, lanjutnya, massa tetap bertahan meski aparat berulang kali memberikan kesempatan untuk mundur. “Akhirnya kami lakukan tindakan tegas dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan mereka,” tegasnya.

Kapolresta menegaskan belum diketahui dari kelompok mana massa tersebut berasal maupun siapa penanggung jawab aksi. Hingga saat ini, kata dia, belum ada yang diamankan polisi.

“Kami akan tindak tegas karena perintah jelas dari Kapolri turun ke Kapolda, lalu ke tingkat bawah. Setiap kegiatan yang mengganggu kepentingan umum dan masyarakat akan kita tindak. Apalagi ini hari Minggu, ada jemaat yang sedang beribadah,” tambahnya.

Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Yosi Muhammartha bersama Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan dan Dansat Brimob Papua Barat Kombes Pol Edison Ludi Bard Sitanggang memantau langsung situasi di lokasi aksi, Ahad (31/8/2025). FOTO-FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

Aksi ini dipantau langsung Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Yosi Muhammartha, Karo Ops Polda Papua Barat Kombes Pol Bagiyo Hadi Kurniyanto, S.I.K., M.M., Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan, SIK, Dansat Brimob Polda Papua Barat Kombes Pol Edison Ludi Bard Sitanggang, S.I.K., Kabag Ops Polresta Manokwari Kompol Wisnu Prasetyo, serta Kasat Lantas Polresta Manokwari Iptu Nurfah Tajong.

Dalam pengamanan aksi tersebut, sekitar 200 personel gabungan Polda Papua Barat, Polresta Manokwari, dan Brimob diterjunkan di lokasi.(rustam madubun)

Anggota Brimob membersihkan jalan dari sisa batu dan ban bekas usai aksi massa di Amban, Manokwari, Ahad (31/8/2025). FOTO-FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *