Papua Barat

Masyarakat Pegunungan Jangan Percaya Isu “Kejayaan Masa Lalu”

238
×

Masyarakat Pegunungan Jangan Percaya Isu “Kejayaan Masa Lalu”

Sebarkan artikel ini

Kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw-Matret Kokop disambut dengan tradisi adat masyarakat Suku Moskona, saat tiba di Kampung Macon Distrik Moskona Selatan, Senin (2/11/2020). PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTMEWA

PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI – Masyarakat yang berdomisili di daerah pegunungan,Kabupaten Teluk Bintuni dihimbau lebih cerdas dan tidak gampang terbuai dengan propaganda yang menyesatkan dalam pemilihan kepala daerah pada 9 Desember 2020.

Isu kejayaan masa lalu merupakan hal yang sulit diulangi lagi, karena sudah terlewatkan dan boleh dikatakan sesuatu yang hanya digadang-gadang.

Penegasan itu disampaikan calon Bupati petahana Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, M.T usai meresmikan posko pemenangan PMK2 Jilid 2 di Kampung Macok, Distrik Moskona Selatan, Senin (2/11/2020) lalu.

“Yang akan diminta pertanggungjawaban dalam memimpin daerah itu Bupati dan Wakil Bupati, bukan tim sukses atau mantan bupati. Jadi kalau ada yang bicara, ada kelompok mantan-mantan yang akan mengembalikan kejayaan masa lalu, itu hanya omong kosong.” ucap Petrus Kasihiw.

Menurut politisi Partai NasDem itu, banyak propaganda yang dilakukan sekelompok orang dalam kontestasi pilkada serentak 2020 saat ini dengan cara-cara yang tak dapat dipertanggung jawabkan.

Kasihiw menuturkan isu mengembalikan kejayaan masa lalu ini bukan hanya di wilayah Moskona Selatan, tapi hampir di setiap titik selalu dihembuskan propaganda yang menyesatkan kelompok para mantan itu.

Sedangkan koordinator pemenangan PMK2 jilid II wilayah Moskona Selatan, Mans Orosomna menyampaikan, ada isu yang beredar di masyarakat bahwa ada mantan Bupati Teluk Bintuni yang akan kembali berperan dalam membangun Sisar Matiti.

Untuk menepis itu, Mans yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Teluk Bintuni ini menyampaikan bahwa tidak ada kejayaan masa lalu yang pantas untuk dikembalikan saat ini. Sebab, sebelum pemerintahan Piet-Matret, tidak ada kejayaan yang diperbuat para pemimpin tanah penghasil migas itu.

“Kejayaan apa yang mau dikembalikan dari kepemimpinan masa lalu. Masyarakat tidak merasakan adanya pembangunan, kecuali hanya segelintir orang saja,” tandasnya.

Masyarakat Moskona Selatan sendiri menyatakan dukungannya untuk kembali memilih Piet-Matret sebagai Bupati dan wakil Bupati Bintuni periode 2021-2024 yang program pembangunannya sudah nyata di rasakan masyarakat di pegunungan.

Dukungan ini mulai diwujudkan dengan dibangunnya tujuh posko pemenangan PMK2 yang tersebar di sejumlah kampung di Distrik Moskona Selatan.

“Sebenarnya ada tujuh posko PMK2 di Moskona Selatan yang siap diresmikan. Tapi karena yang dua lokasinya jauh di perbatasan, nanti kami sendiri yang akan meresmikan,” kata Mans.

Bahkan Ketua Posko Orocomna, Paul Orocomna menyatakan seluruh DPT yang ada di wilayahnya, 100 persen akan memberikan suara kepada PMK2. “Tidak ada suara untuk calon lain,” kata Paul, usai peresmian posko pemenangan PMK2, Senin malam.(aba)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *