Papua Barat

Menteri Investasi Sebut Sebab Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat, Jaminan Keamanan Penting

599
×

Menteri Investasi Sebut Sebab Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat, Jaminan Keamanan Penting

Sebarkan artikel ini

Menteri Investaasi/BKPM, Penjabat Gubernur Papua Barat, Pimpinan bank Indonesia Papua Barat dan  bupati, walikota se Papua Barat, membuka Rapat Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu se-Provinsi Papua Barat di SwissBell Hotel Manokwari (15/6/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, Bahlil Lahadalia meminta pemerintah daerah Provinsi Papua Barat melalui bupati dan wali kota melakukan bersama menyelasikan persoalan-persoalan tanah dan menjaga keamanan daerah sehingga dapat menarik pengusaha berinvestasi di Papua Barat.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat Negatif, Waterpauw Sampaikan 12 Cara Mengatasinya

Bahlil mengatakan, penyebab utama minimnya investasi di satu wilayah karena, masalah keamanan daerah, dan tidak ada kepastian hukum memiliki tanah sebagai tempat berinvestasi.

Ia merasa sangat sia-sia ketika ke Amerika, Eropa, Cina berbicara tentang kebesaran pembangunan ekonomi Indonesia . Ia terkejut dengan data yang menunjukan rendahnya pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua Barat sebagai daerah yang membesarkan.

‘’Bagaimana saya tidak kaget, pertumbuhan ekonomi  minus 1,7%, investasi kita (Papua Barat, red) ternyata sangat rendah. Sebagai pembanding  saya sampaikan penyebabnya,’’ ujar Bahlil membuka Rapat Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu se-Provinsi Papua Barat di SwissBell Hotel Manokwari (15/6/2022).

Mantan Bendahara Umum Pengurus Besar (PB) HMI Bahlil mengatakan, ada dua persoalan besar dunia, yaitu bagaimana mengendalikan COVID-19 yang belum selesai,  dan pemulihan ekonomi pasca pandemi.

‘’Pertumbuhan ekonomi Indonesia secara global kuartal pertama 2022 Amerika 3,4%, Hongkong 4,8%, Korea 3,1%, di Asia Tenggara yang tumbuh paling kuat itu adalah Indonesia 5,01%, Vietnam 5,03 ini di 2022 Kuartal pertama. Dari pertumbuhan 5,01 persen ternyata Papua Barat minus 1,75% ini saya baru tau,’’ ucap Bahlil.

Rumus dari pertumbuhan ekonomi menurut Bahlil, adalah; konsumsi , investasi, belanja pemerintah, dan ekspor, impor.

‘’5,01% itu pertumbuhannya,  konsumsi kontribusinya 54%, investasi 31%, sisanya export import ekspor impor kita tumbuh 4,5%,’’ papar Bahlil.

‘’Kalau bicara konsumsi, bicara daya beli masyarakat, bicara daya beli masyarakat bicara tentang kepastian pendapatan,  bicara kepastian pendapatan itu bicara lapangan pekerjaan,  dan lapangan pekerjaan tidak mungkin disiapkan pemerintah lewat PNS,  pertumbuhan ekonomi itu hanya bisa didorong dari sektor swasta,  jalurnya adalah investasi,’’ tegas mantan Ketua HIPMI 2015-2019.

Kata Bahlil, bagaimana mungkin daya beli masyarakat di Papua Barat tumbuh kalau penyerapan tenaga kerja lewat swasta hanya 4000 ribu lebih, ini tidak mungkin.

‘’Pak gubernu, saya waktu jadi Kepala BKPM, jujur, saya ditunjuk presiden saya gugup,  kenapa? Dalam pandangan saya, saya dari Papua disuruh jadi menteri mengurus ekonomi. Mmengurus investasi BKPM ini saya bilang kecelakaan,  kenapa kecalakaan? Tamannya minimal Universitas Indonesia (UI) kalau tidak dari Universita Harvard, ini saya sekolah  di Jayapura (waktu dulu, Ia meyebut nama kampus swastanya,red)  yang googlenya pun tidak ada dalam kampus itu,’’ ujarnya berkelakar yang mengudang tepuk tanggan riuh dan tawa (tertawa,red) panjang  peserta Rakor.

‘’Saya baru saja di Uncen,  bahasa Inggris pun patah-patah. Saya bilang bapak presiden bagaimana mungkin bapak suruh saya mengelola investasi Indonesia di Dunia, sementara saya tidak punya pengalaman sekolah di luar negeri, kata bapak presiden, saya yakin Mas Bahlil kamu mampu, Oh ternyata karena mungkin kita makan daun jadi,’’ canda Bahlil kembali mengudang tawa undangan.

Lanjutnya, target Indonesia di tahun 2021 RPJM itu 856 triliun, kemudian presiden menyampaikan harus 900 triliun untuk pertumbuhan ekonomi kita di atas 5%, tapi mampu merealisasikan 900,1 triliun melebihi target ditargetkan presiden.

‘’Yang menjadi data menarik,  adalah investasi Indonesia sejak Indonesia merdeka sampai kuartal ketiga 2020 tidak pernah investasi di luar pulau Jawa lebih besar dari Pulau Jawa. Makanya pembangunan ekonomi Indonesia tumbuh 70% di Jawa, Kenapa? Karena basis pertumbuhan ada di Jawa. Bapak presiden memerintahkan saya untuk jangan membangun Indonesia hanya wilayah tertentu, tetapi membangun  Indonesia sentris,’’ kenang Bahlil atas petunjuk presiden.

Menteri Investaasi/BKPM RI  saat membuka Rapat Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu se-Provinsi Papua Barat di SwissBell Hotel Manokwari (15/6/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

‘’Sejak kuartal ke 3, 2020 sampai 2022 kuartal pertama perkembangan investasi di luar pulau Jawa melebihi Pulau Jawa 52% dan di Jawa 48%.  Ini karena presiden membangun infrastruktur, memberikan kemudahan berusaha,’’ tegas Bahlil.

Kuartal kedua mulai mencapai 283 triliun, target di tahun 2022 1.200, triliun untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 5, 3%.

Dijelaskan, negara paling besar investasi di Indonesia itu Singapura, Singapura nomor satu (1), sekalipun diyakini bukan uang Singapura, Singapur hanya menjadi hak, sebagian uang dari Singapura yang berinvestasi di Indonesia adalah uangnya orang Indonesia, kedua Cina di 2019 4,7 billion US Dollar, di 2022 itu 4,8 billion di 2021 Cina turun menjadi 3,1 billion, Hongkong naik 4,6 billion.

Ketika menjabat menteri Investasi 28 April 2021 Ia mengatakan, Amerika tidak pernah empat besar, sekarang masuk empat besar,  Eropa selama ini Belanda, sekarang masuk Swiss. Jadi investasi yang masuk ke Indonesia tidak benar hanya satu negara.

‘’Ini merata, ini data saya bisa mempertanggungjawabkan, karena yang berhak mengeluarkan data investasi tentang realisasi investasi langsung hanya kementerian investasi tidak pada Kementerian atau institusi lain, ini biar jelas,’’ tegasnya.

BAGAIMANA TENTANG INVESTASI PAPUA BARAT.

Bahlil mengatakan, yang disampaikan Kadis adalah sampaikan Investasi di 2021 2,2 triliun itu plus hulu migas, yang disampaikan adalah minus hulu Migas.

‘’Totalnya APBN Rp2.600 sampai 2.700 triliun. Yang kita harap 18% dari pertumbuhan ekonomi. Bagaimana mungkin kita punya ekonomi bisa tumbuh kalau cuma mengharap APBD cuma 18% dari total APBN,’’ rinci dia.

Coba cek di provinsi lain yang investasinya kurang,  pasti pertumbuhan ekonominya lemah itu rumusnya. Jadi terkonfirmasi, bahwa minus pertumbuhan ekonomi Papua Barat terjadi  karena kekurangan pencipta lapanganp kerja, diawali dengan kurangnya  masuknya investasi.

Para Deputi Kementrian Investasi dan BKPM RI saat mendapingi Menteri Investaasisaat Rapat Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu se-Provinsi Papua Barat di SwissBell Hotel Manokwari (15/6/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

KENAPA INVESTASI TIDAK MASUK?

Maluku Utara, provinsi lima besar yang investasinya masuk dari asing. Sulawesi Tengah 1,3 miliar ini kuartal kedua, pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah dulunya sama dengan Papua Barat sekarang enam sampai tuju persen, Maluku utara pertumbuhan ekonominya 6%.

‘’Karena apa?  Investasi asing masuk,  di Sulawesi Tengah ada kawasan industri

nikel, ini sektor  faktor pertumbuhan.  Apa bedanya dulu Sulawesi Tengah, Maluku Utara dengan kita, sama sama,  tetapi investasinya masuk, Maluku utara sampai dengan sekarang sejak 2019-2020 sudah mencapai sudah hampir mencapai 70 triliun.

‘’Saya mau tawarkan konsep untuk Papua Barat,  syarat pertama orang masuk investasi adalah keamanan, kedua pejabat jangan taputar,  yang ketiga permasalahan tanah.

‘’Biar mau sumpah potong kucing tidak ada investasi yang masuk kalau orang baru datang bikin harga tanah tinggi. Sekali bayar, ini ambil uang, yang itu bilang belum,’’ ujarnya mencontohkan.

Membangun ekonomi Indonesia sama dengan membangun kereta api, ada lokomotifnya,  ada gerbongnya. Jadi lokomotifnya investasi besar dulu masuk,  jangan barang besar baru mau masuk sudah hajar. Gerbong-gerbong ini adalah pengusaha daerah

Makanya dalam peraturan menteri (Penmen) saya, saya wajibkan pengusaha setiap investasi masuk di manapun wajib berkolaborasi dengan pengusaha daerah dan UMKM, agar mereka menjadi tuan di negeri sendiri, jangan menjadi sampah dan penonton di kampung sendiri.

‘’Saya buat Penmen investasi masuk harus berkolaborasi dengan pengusaha daerah. Jadi kalau ada investasi masuk Fakfak, Manokwari harus kolaborasi dengan pengusaha di Manokwari dan Fakfak yang memenuhi syarat,  bukan orang yang tinggal di Jakarta,’’ terangnya.

‘’Bapak bupati dan kepala daerah bisa cari investor masuk, saya minta adalah Pemda memfasilitasi urusan pembebasan lahan. Andaikan mereka bayar sudah harga pasti. Bukan datang hari ini lain, besok malam lain, nanti tiga malam lain, empat malam lain, setengah flay harga naik. Artinya apa?  Tidak ada kepastian harga, jadi kita bicara investasi di Papua jangan bicara teori tinggitetapi bicara pakai hati.

Bahlil mengungkapkan kekayaan Papua Barat tidak akan bernilai ekonomi, kalau tidak ada investasi masuk.

‘’Tidak mungkin kita bisa mengambil hasil baik kalau tidak ada investasi,  kita ambil uang dari mana. APBD kabupaten kota Papua paling tinggi 1,5 triliun perkabupaten,  terkecuali kabupaten Bintuni yang mendapat dana DBH, Papua Barat ditambah dana Otsus 6 triliun triliun. Pajak, PAD 490 miliar itu menunjukan bahwa aktivitas ekonomi riil itu tidak jalan.

‘’Tidak perlu kita bicara S2 di Universitas Harvard,  Universitas Melbourne, cukup Universitas Cenderwasih itu jalan. Jadi kita bisa buat barang ini kok.  Tidak usah putar-putar,  tidak perlu,  Sungguh mati,’’ tutpnya disambut aplaus panjang peserta Rakor.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *