Papua Barat

Nasabah Bank Arfindo Cabang Fakfak Cemas, Tabungan Tidak Bisa Ditarik, Ada Apa ?

974
×

Nasabah Bank Arfindo Cabang Fakfak Cemas, Tabungan Tidak Bisa Ditarik, Ada Apa ?

Sebarkan artikel ini

Nampak Suasana Depan Kantor PT. Bank Perkreditan Rakyat Arfak Indonesia (Bank Arfindo) Cabang Fakfak Yang Terletak di Jalan Yosudarso Kelurahan Wagom Distrik Pariwari, Fakfak Papua Barat. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : RICO LET’s.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Nasabah Bank Arfindo (PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Arfak Indonesia) Cabang Fakfak gelisah, pasalnya tabungan yang mereka (nasabah) yang ada di Bank tersebut tak bisa ditarik.

Akibat tak dapat melakukan transaksi penarikan tunai tabungan mereka, puluhan nasabah Bank Arfindo Cabang Fakfak, Kamis kemarin (15/9/2022) ramai – ramai mendatangani Kantor cabang Bank Perkreditan Rakyat yang terletak di jalan Yosudarso Kelurahan Wagom Distrik Pariwari, Fakfak Papua Barat.

Bank Arfindo yang beberapa tahun lalu terlihat sehat kini mulai suram dan tak mampu melayani permintaan transaksi  penarikan tabungan nasabahnya di Fakfak, hal membuat nasabah yang menyimpan uang mereka di Bank tersebut mulai cemas

Mencuatnya khabar di masyarakat terkait persoalan PT. Bank Perkreditan Rakyat Arfak Indonesia Cabang Fakfak, yang mulai sakit – sakitan hingga terpantau papuadalamberita.com. hingga nasabah mendatangi Bank tersebut untuk meminta kepastian tabungan mereka juga nampak kantor Bank itu mulai sepih.

Salah satu nasabah Bank Arfindo Cabang Fakfak, yang berhasil dihubungi media ini, melalui kontak WhatsAap, membenarkan, adanya puluhan nasabah yang mendatangi Bank Arfinfo untuk meminta pertanggungjawaban tabungan mereka.

“Dengan kondisi Bank Arfindo saat ini ditambah lagi nasabah tidak bisa melakukan transaksi penarikan tunai dari tabungan membuat kami cemas sehingga kami harus mendatangi kantor cabang untuk meminta pertanggungjawabanya tabungan kami di Bank tersebut,” ungkap nasabah Bank Arfindo Cabang Fakfak yang tidak ingin identitasnya dipublikasikan papuadalamberita.com.

Menurutnya, hingga saat ini puluhan nasabah Bank Arfindo Cabang Fakfak tidak dapat melakukan transaksi penarikan uang tunai dari tabungan nasabah yang tersimpan Bank tersebut, bahkan ketika akan menanyakan kapan bisa ditarik pihak Bank belum bisa memastikannya. Bahkan saat ini Kepala Cabangnya sudah ditarik ke Manokwari sehingga nasabah tidak bisa meminta penjelasan langsung dari Kepala Cabang.

“Sampai hari ini kami sebagai nasabah tidak dapat melakukan transaksi penarikan tabungan di Bank Arfindo, kami meminta kejelasan ini dari pimpinan Cabang Fakfak namun yang bersangkutan sudah tidak di Fakfak dan katanya dia sudah ditarik ke Manokwari,” ujar sumber berita yang enggan mempublikasikan identitasnya di media ini.

Lanjutnya, dari sekian nasabah Bank Arfindo Cabang Fakfak ada yang memiliki tabungan dari jumlah puluhan juta, ratusan juta hingga miliaran rupiah yang tidak dapat ditarik nasabah bahkan informasinya ada nasabah yang meliki tabungan sebesar kurang lebih Rp.10 juta juga tak bisa ditarik karena Bank Arfindo tidak memiliki fisik uang tunai di Bank tersebut.

Infomrasi lain yang berhasil diperoleh media ini dari sumber yang dapat dipercaya, menyebutkan, dari beberapa pemegang saham Bank Arfindo, kini hanya tinggal satu pemegang saham.

Terkait dengan persoalan Bank Arfindo Cabang Fakfak beberapa hari lalu awak media mencoba mendatangi Bank Arfndo di jalan Yosudarso, namun awak media tidak berhasil menembus masuk dalam kantor tersebut.

Kata salah satu penjaga yang berdiri di depan Bank Arfindo, saat ini Kepala Cabang tidak berada di Fakfak dan yang ada saat ini hanyalah Kepala Bagian Kredit dan Kepala Bagian Pelayanan dari PT. BPR Arfak Indonesia (Arfindo) namun keduanya tidak dapat ditemui karena penjaga itu beralasan kantor waktu sudah sore sehingga kantor akan tutup pelayanan.

Ada apa sebenanya dengan PT. Bank Perkreditan Rakyat Arfak Indonesia Cabang Fakfak yang berkantor pusat di Manokwari ini, apakah Bank Arfindo Cabang Fakfak terancam guling tikar ?atau kah mungkin saja seperti yang disebutkan sumber berita media ini bahwa ada dugaan dana nasabah di Kantor Cabang Bank Arfindo Fakfak digunakan untuk pengembangan usaha salah satu pemegang saham di Manokwari.

“Katanya uang kita (nasabah) di Fakfak  dibawa ke Manokwari untuk digunakan salah satu pemilik saham dalam pengembangan usahnya di Ibu Kota Provinsi Papua Barat,” ucapnya. (RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *