Papua Barat

Operasi Patuh 2021, Dir Lantas: Pengendara Mabuk, Lawan Arus, Terobos Lampu Merah Kami Tindak

84
×

Operasi Patuh 2021, Dir Lantas: Pengendara Mabuk, Lawan Arus, Terobos Lampu Merah Kami Tindak

Sebarkan artikel ini

Dir Lantas Polda Papua Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono, SIK, MH yang ditemui wartawan, Kamis (22/9/2021) di Polda Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Sudah lima hari Polda Papua Barat gelar operasi patuh yang akan berlangsung selama 14 hari yang digelar pada 20 September 2021 dan berakhir pada 3 Oktober 2021.

Dalam operasi patuh tahun ini (2021, red) harapan dari pimpinan adalah edukasi kepada masyarakat yang ditingkatkan selama operasi patuh ini secara persuasih humanis.

‘’Kami melihat dengan penyampaian kami di lapangan ada beberapa masyarakat sudah paham, yang belum paham secara persuasif humanis. Operasi patuh ini lebih menitiberatkan pada tindakan persuasif komunis  kami sampaikan supaya lebih paham lagi,’’ ujar Direktur Lalu Liantas (Dir Lantas) Polda Papua Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono, SIK, MH yang ditemui wartawan, Kamis (22/9/2021) di Polda Papua Barat.

‘’Namun tolong disampaikan kepada masyarakat kalau mereka masih melakukan pelanggaran yang berpotensi menghilangkan nyawa diri sendiri atau orang lain maka kami tilang,’’ Kata Direktur Lalu Liantas (Dir Lantas) Polda Papua Barat.

Dirlantas mengatakan arahan pimpinan dari pusat selama oeprasi patuh digelar adalah tingkatkan preemtiv dan preventif,  namun jika ada pelanggaran berpotensi hilangkan nyawa dirinya dan orang lain pasti ditindak tegas.

‘’Kalau kita dapat seperti itu berkendaraan dalam keadaan mbuk, melawan arus lalu lintas,  menerobos lampu merah kita itu kami tidnak, walaupun sampai saat untuk sementara belum ada,’’ sambung Dirlantas.

Kombes Pol Raydian mengatakan, tindakan preemtif dan preventif di lapangan dengan menyampaikan pesan-pesan tertib berlalu lintas melalui penyebaran selebaran, bag-bago brosur, yang paling terpenting yang sering dilaksanakan mulai dari tahun lalu sekarang ditingkatkan lagi.

Selain kampanye tertib lalu lintas, dalam operasi patuh dilakukan imbauan pencegahan penyebaran Covid – 19.

‘’Kami sudah bagi-bagi masker, bakti sosial memberikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di situ kita sampaikan masalah lalu lintas juga,’’ tambah Raydian.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Doktor Tornagogo Sihombing, SIK, MSI saat membuka Operasi Patuh Mansinam 2021, Senin (20/9/2021) di Polda Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: HUMAS POLDA PAPUA BARAT 

Pada Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Mansinam 2021 Senin 20 September 2021, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Doktor Tornagogo Sihombing, SIK, MS mengingatkan anggotanya untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas dalam rangka mencegah penyebaran Covid 19 serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang lebih baik.

“Operasi Patuh Mansinam merupakan kesiapan Polda Papua  Barat dalam menciptakan masyarakat yang teladan patuh hukum dalam berlalu lintas  serta sarana untuk konsolidasi dan permasalahan dibidang lalu lintas dimasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis,’’ sebut Kapolda.

Menurut Kapolda hal itu merupkan konsekuensi dengan meningkatnya jumlah kendaraan motor dan populasi penduduk yang membutuhkan moda tranportasi  sebagai sarana.

Kapolda menyebutkan Operasi Patuh Mansinam pada tahun 2020 mengalami penurunan Sebanyak 12 persen dibandingkan periode tahun 2019,  jumlah korban luka berat Operasi Patuh Mansinam Tahun 2020 tiga orang, luka ringan 20 orang. Jumlah pelangaran Lalu Lintas Operasih Patuh Mansinam Tahun lalu berjumlah 468 pelanggaran dengan jumlah tilang 259 dan teguran  209 orang.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *