fbpx
Sriwijaya Air saat mau terbang dari Bandar Udara Rendani Manokwari Papua Barat Juni lalu. FOTO: papuadalamberita.com/rustam madubun PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Dengan adanya pengawasan melekat... Operasional Sriwijaya Berjalan Normal dalam Pengawasan DKPPU

Sriwijaya Air saat mau terbang dari Bandar Udara Rendani Manokwari Papua Barat Juni lalu. FOTO: papuadalamberita.com/rustam madubun

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Dengan adanya pengawasan melekat dari Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Sriwijaya Air dan NAM Air kini dapat menjalankan seluruh kegiatan operasional secara normal.

Baca juga: Setengah Jumlah Pesawat Sriwijaya kata Kemenhub Tidak Laik Terbang

Adapun pemberitaan yang beredar dan menyebutkan bahwa Sriwijaya Air stop operasi, Capt Toto Soebandoro selaku Direktur Quality Safety and Security Sriwijaya Air mengatakan secara tegas bahwa surat tersebut merupakan masukan yang bersifat internal dan disampaikan kepada seluruh jajaran Top Management Sriwijaya Air dan NAM Air dengan maksud menghindari stop operasi.

“Pertama bahwa saya tidak pernah sama sekali membicarakan ini kepada pihak di luar perusahaan. Ini murni masukan yang hendak saya sampaikan dalam rapat managemen terkait temuan dan kondisi beberapa waktu yang lalu dan sifatnya kondisional saja,” ucap Capt Toto dalam siaran pers bernomor 040/EXT/DS-CC/IX/2019 yang dikeluarkan Corporate Secretary PT Sriwijaya Air (Group)  yang diterima papuadalamberita.com, Senin (30/9/2019).

Namun demikian, Capt Toto meyakini bahwa kini Sriwijaya Air dan NAM sudah dapat mengatasi permasalahan yang ada melalui Direktorat terkait.

“Kemarin Direktur Teknik pun sudah memberikan klarifikasi dan tanggapan atas temuan yang kami temukan. Kini semua sudah dapat diatasi dan Sriwijaya Air dan NAM Air dipastikan masih mengudara dibawah pengawasan DKPPU,” lanjutnya.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!