fbpx
Pertemuan penjual dan pembeli di Pasar Wosi Manokwari, Papua Barat. FOTO: papuadalamberota.com/rustam madubun PAPUADALAMBRITA.COM. MANOKWARI – Pagi ini, Ahad  (01/9/2019) ramai pembeli pedagang di... Pagi Ini Ramai Pembeli – Pedagang di Pasar Wosi Manokwari Papua Barat

Pertemuan penjual dan pembeli di Pasar Wosi Manokwari, Papua Barat. FOTO: papuadalamberota.com/rustam madubun

PAPUADALAMBRITA.COM. MANOKWARI – Pagi ini, Ahad  (01/9/2019) ramai pembeli pedagang di pasar tradisional terbesar di Manokwari Papua Barat, Pasar Wosi. Pedagang berjualan memenuhi lorong-lorong pasar.

 Sebetulnya sejak Ahad (25/8/2019) pembeli dan pedagang sudah beraktivitas bertemu dan bertransaksi.

Ramainya Pasar Wosi Manokwari dipagi ini gambaran bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat paska Senin (19/8/2019) Manokwari sebagai ibu kota provinsi Papua Barat  sudah kembali normal. Warga tidak lagi dihantui dengan ketakutan menyusul banyak kesimpang siuran informasi.

Satu diantara pedagang, Ahmad, menjelaskan Pasar Wosi memang sempat tutup beberapa hari lalu, tetapi sejak kemarin sudah kembali aktif seperti biasa.

“Sejak Sabtu, Ahad, Senin sampai hari ini kita berdagang dan banyak pembeli yang mencari kebutuhan hidup sehari-hari, sudah seperti biasa,’’ ujarnya kepada papuadalamberita.com pagi ini.

Tidak hanya pedagang dalam los pasar atau pedagang kelontongan, penjual kuliner pun sudah kembali menjajahkan dagangannya di Pasar Wosi.

“Bukan hanya kami yang berjualan, ada tukang maianan, penjual kue, es, bakso, bakso silok juag selalu berdagang, jadi sudah seperti biasa, aman mas,’’ ujarnya.

Pantauaan papuadalamberita.com pertokoaan yang berseblahan dengan Pasar Wosi juga mebuka usaha, serta kios-kios warga sepanjang Pasar Wosi juga telah beraktifitas.

Ditanya apakah ada pembeli yang membeli sembako dalam jumlah besar sebagai persedian antisipasi tutupnya pasar karena rusuh sepak lalu? ‘’Tidak ada warga yang borong sembako banyak, normal saja, kecuali pelanggan-pelanggan kami yang usahanya catering, rumah makan, warung atau penjual makanan, itu mereka dari dulu selalu beli persedian untuk seminggu karena dia usaha warung,’’ ujarnya.

Selain transkasi penjual dan pembeli, aktivitas angkutan umum seperti ojek, angkutan antar kabupaten, Manokwari-Kabupaten Manokwari Selatan, Manokwari Kabupaten Teluk Bintuni, Manokwari Kabupaten Pegunung Arfak juga berjalan normal.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!