Papua Barat

Pangdam Kasuari Tinjau Koramil Kokas, Berbagi Sembako, hingga Jelajahi Wisata Sejarah

149
×

Pangdam Kasuari Tinjau Koramil Kokas, Berbagi Sembako, hingga Jelajahi Wisata Sejarah

Sebarkan artikel ini
Pangdam XVIII/Kasuari
Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI Christian Kurnianto Tehuteru, Didampingi Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari, Ny. Mevy Christian Tehuteru, Ketika Mengunjungi Masjid Tua Patimburak, Distrik Kokas, Fakfak - Papua Barat. Minggu (31/05/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

​PAPUADALAMBERITA.COM.FAKFAK – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari, Mayor Jenderal TNI Christian Kurnianto Tehuteru, melaksanakan serangkaian kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Fakfak yang dimulai sejak Jumat (29/05/2026).

​Dalam kunker ini, Pangdam didampingi Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari, ​Ny. Mevy Christian Tehuteru , ​ Ketua TP PKK Fakfak Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, Danrem 82/JO ​Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Wahlin Rahman, S.Pd. beserta rombongan.

​Mengawali agenda Kunjungan Kerja di Fakfak pada Sabtu (30/05/2026), Pangdam beserta rombongan langsung disuguhi pesona wisata alam di Distrik Karas, tepatnya di objek wisata Toran Beach dan Air Kitikiti.

​Pada Minggu (31/05/2026), Pangdam Kasuari beserta rombongan yang juga didampingi Kepala Distrik Kokas dan Raja Pikpik – Sekar, melanjutkan agenda kunker ke Distrik Kokas, yang dikenal sebagai salah satu distrik tertua di Kabupaten Fakfak. Di wilayah bersejarah ini, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru meninjau langsung kondisi bangunan Koramil Kokas guna memastikan kesiapan operasional satuan di tingkat bawah.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI Christian Kurnianto Tehuteru, Didampingi Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari, Ny. Mevy Christian Tehuteru, Menyerahkan Bantuan Paket Sembako Kepada Warga Kampung Patimburak, Distrik Kokas, Fakfak – Papua Barat. Minggu (31/05/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

​Selain memeriksa infrastruktur militer, Pangdam dan rombongan juga mengunjungi Goa Jepang, sebuah situs sejarah Perang Dunia II yang sempat menjadi basis pertahanan tentara Jepang pada kurun waktu 1942 hingga 1945.

​Aksi sosial dan budaya berlanjut saat rombongan bertolak ke Kampung Patimburak. Di sana, mereka mengunjungi situs sejarah Masjid Tua Patimburak. Masjid Tua Patimburak merupakan salah satu simbol toleransi antarumat beragama sekaligus jejak sejarah Islam tertua di tanah Papua. Di kampung ini, Pangdam juga membagikan paket sembako kepada warga setempat.

​Perjalanan kemudian diteruskan ke tebing tepi laut Selat Kokas untuk melihat Tapurarang. Situs purbakala yang eksotis ini menyimpan keunikan berupa lukisan cap tangan manusia berwarna merah darah yang tersebar di dinding-dinding batu.

​Dari Tapurarang, perjalanan dilanjutkan menuju Kampung Ugar untuk kembali menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat. Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial TNI kepada masyarakat pesisir, sekaligus upaya mempererat ikatan emosional antara aparat keamanan dan warga.

​Di Kampung Ugar, Pangdam bersama rombongan berkesempatan menikmati panorama eksotis Pantai Wisata Pulau Ugar. Momen santai tersebut semakin berkesan saat rombongan disuguhkan keindahan matahari terbenam (sunset) yang memukau di ufuk barat*, diiringi oleh pertunjukan Tari Sawat—tarian tradisional khas setempat yang melambangkan kehangatan sambutan masyarakat Fakfak.

​Kehadiran Pangdam Kasuari di Wilayah Distrik Kokas mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat Kokas, Patimburak, hingga Kampung Ugar. Kedekatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI, yang menjadi modal positif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan wilayah di Kabupaten Fakfak.

​Saat bertatap muka dengan warga Kampung Ugar, Mayor Jenderal TNI Christian Kurnianto Tehuteru menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas penyambutan yang penuh kekeluargaan.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI Christian Kurnianto Tehuteru Bersama Rombongan, Ketika Berada di Objek Wisata Tapurarang. Situs Purbakala Yang Eksotis Ini Menyimpan Keunikan Berupa Lukisan Cap Tangan Manusia Berwarna Merah Darah Yang Tersebar di Dinding-Dinding Batu. Minggu (31/05/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

​”Sejiak pertama kali tiba hingga berada di tempat ini, saya merasakan semangat kebersamaan, keramahan, dan persatuan yang sangat kuat dari seluruh masyarakat. Hal tersebut memberikan kesan yang sangat mendalam bagi saya dan rombongan,” ujar Pangdam Kasuari.

​Pangdam menilai masyarakat di Wilayah Kokas sangat luar biasa dalam menjaga adat istiadat dan tradisi leluhur sebagai identitas yang membanggakan. Dia juga takjub dengan potensi alam yang ada di Fakfak.

​”Selama perjalanan, saya menyaksikan keindahan alam yang luar biasa. Pulau-pulau kecil yang indah, pantai-pantai yang bersih, serta pemandangan alam yang menakjubkan merupakan potensi besar. Potensi ini dapat menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.

​Sebagai bentuk dukungan, Pangdam berencana mendokumentasikan keindahan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat setempat melalui foto dan video agar masyarakat di luar daerah dapat mengenal potensi wisata Fakfak secara lebih luas.

​Di akhir arahannya, Pangdam menekankan pentingnya sektor pendidikan bagi masa depan generasi muda Papua. ​”Anak-anak kita harus dipersiapkan sejak dini agar memiliki kemampuan dan daya saing yang baik. Dengan persiapan yang matang, mereka akan lebih siap menghadapi berbagai jenjang pendidikan dan memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak di wilayah perkotaan. Saya berharap masyarakat tetap menjaga persatuan, kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong,” tutupnya di hadapan warga Kampung Ugar.(Enrico).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *