PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Rencana kunjungan kerja (Kunker) Komisi V DPR RI untuk meninjau sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Fakfak – Papua Barat yang dijadwalkan pada Kamis besok (23/04/2026), terpaksa diagendakan ulang.
Penundaan Kunker Komisi V DPR RI bersama Kementerian terlkait di Fakfak, menurut Bupati Samaun Dahlan, S.Sos., M.Si., disebabkan oleh kendala teknis terkait ketersediaan tiket pesawat bagi rombongan yang cukup besar.
Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., yang dikonfirmasi media ini., mengatakan tingginya harga tiket dan sulitnya mendapatkan sheat dalam satu penerbangan yang sama menjadi alasan utama pergeseran jadwal tersebut. Meski demikian, jadwal baru untuk kunjungan tersebut masih dalam tahap penyesuaian.
Menurut Samaun Dahlan, kunjungan ini direncanakan akan sangat komprehensif, mengingat Komisi V DPR RI akan hadir bersama jajaran kementerian terkait, seperti Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Perumahan.
Beberapa agenda utama peninjauan yang dilakukan Komisi V DPR RI bersama beberapa kementerian terkait tersebut meliputi:
1./ Peninjauan kondisi bandara Siboru yang akan dikembangkan dan pembangunan akses jalan Fakfak – Siboru yang sementara di kerjakan.
2./ Monitoring program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau rumah swadaya, yang tahun ini targetnya meningkat signifikan dari 500 unit menjadi 1.000 unit.
3./ Peninjauan jembatan dan sistem irigasi di Wilayah Fakfak.
Rombongan yang diperkirakan berjumlah lebih dari 10 orang ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Fakfak melalui koordinasi langsung antara legislatif dan eksekutif.(Enrico Letsoin)














