fbpx
Sayur Segar Online Dapat Membantu Semua Pihak Dalam Pandemi COVID-19 PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI- Komunitas jual sayur online Teluk Bintuni mulai bergerak dari awal pekan lalu... Pasar Mama-mama Papua, Teluk Bintuni yang dijual secara online

Sayur Segar Online Dapat Membantu Semua Pihak Dalam Pandemi COVID-19

PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI- Komunitas jual sayur online Teluk Bintuni mulai bergerak dari awal pekan lalu dengan menjual sayur-sayuran, ubi, pisang serta hasil kebun lainnya  yang diambil dari mama-mama papua bintuni dan petani itu sangat membantu warga yang tidak keluar rumah.

Ketua DPD GSBI Papua Barat, Yohanes Akwan,S.H yang juga merupakan salah satu anggota komunitas jual sayur online tersebut kepada media ini, Minggu (19/4/2020) mengatakan, hasil kebun yang mereka jual itu diambil oleh para ASN dan masyarakat.

Dimana dalam satu hari saja komunitas ini bisa dapat melayani pesanan dari para pembeli sekira 10 sampai 12 keluarga, lanjut Akwan menjelaskan bahwa dalam 6 hari meraka sudah melayani  65 keluarga.

“Dimana ibu-ibu tidak keluar rumah dan mama-mama papua yang kita belanja dari mereka tidak kepasar tetapi hasil mereka terjual habis, kami sangat berterima kasih kepada Istri-istri ASN,TNI dan Polri serta Ibu-ibu rumah tangga lainya yang sudah setia membeli dagangan kita dengan tinggal di rumah saja pesanan kita antar,” Tulis Anes Akwan melalui keterangan tertulisnya kepada media ini.

Dijelaksan Anes bahwa beberapa ibu rumah tangga mengaku bahwa merasa senang karena kebutuhan mereka bisa terlayani tetapi juga mama-mama dan petani punya hasil pertanian bisa terjual habis.

“Artinya semua orang terbantu, sekali terima kasih untuk kita semua karena disaat pandemi covid-19 kita sudah saling bantu dan sama-sama kita kuat, disisi lain kami komunitas Jual Sayur segar online juga memberikan sayur dan ubi-ubian kepada keluarga dan masyarakat sekitar apa bila sayur hari ini tidak habis terjual,” ujarnya.

Lebih lanjut Anes Akwan menjelaskan bahwa, dalam sehari pendapatan hasil jual sayur dan hasil kebun itu bisa mencapai 2 hingga 3 juta rupiah hanya untuk menjawab permintaan masyarakat yang tinggal di rumah.

Dengan begini lanjut Anes menjekaskan, pihaknya semangat karena itu ketika apa yang dipesan pelanggannya kehabisan stok maka anggota komunitas ini harus bergerak cari karena pelanggannya tidak keluar rumah.

“Kami juga berterima kasih kepada pemda yang terus memberikan semangat kepada gerakan kita supaya terus bergerak untuk membantu semua orang, artinya kita menjawab mama keluarga rentang tetap tersenyum dan ibu-ibu di rumah tetap tersenyum karene kebutuhan mereka terlayani,” tuturnya.

“Pesanan yang kami antar alamatnya berbeda-beda ada yang bisa di Km 9 Kompi ada yang di SP 2 di sudut Kota Bintuni kami layani kalau dihitung pesanan mereka tidak akan mencukupi oprasional kita tetapi itu bukan masalah karena saat ini kita disituasi dan perlu saling bantu termasuk langka kita mendukung pemerintah terkait surat instruksi warga tetap berada di rumah dan tidak berkelompok maka disaat ini kami hadir membantu dan kami tidak bicara untung disini karena ini kegiatan solidaritas untuk sesama agar secara bersama-sama kita lawan covid 19 di Teluk Bintuni,” tambah Akwan.(aba/tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!