Papua Barat

Paulus Waterpauw: Korban Gelombang Pasang di Fakfak Jangan Khawatir, Pemprov Papua Barat Akan Berikan Perhatian

284
×

Paulus Waterpauw: Korban Gelombang Pasang di Fakfak Jangan Khawatir, Pemprov Papua Barat Akan Berikan Perhatian

Sebarkan artikel ini

Pj Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpuw, M.Si., Didampingi Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos.,M.Si. Ketika Tiba di Bandara Torea Fakfak Papua Barat. Minggu 28 Agustus 2022. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : RICO LET’s.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Masyarakat pesisir di Fakfak yang terkena dampak gelombang pasang yang terjadi pada Jumat 15 Juli 2022 tidak perlu khawatir karena Pemerintah Provinsi Papua Barat dibawah kepemimpinan Penjabat Gubernur Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si., akan memberikan perhatian yang sama seperti korban banjir yang terjadi di Sorong beberapa hari lalu.

Pj Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si., dalam wawancara doorstop ketika akan keluar dari pintu terminal kedatangan bandara Torea Fakfak Papua Barat, mengatakan, Pemerintah Papua Barat akan memberikan perhatian kepada korban gelombang pasang yang terjadi di Fakfak beberapa waktu lalu.

“Kami (Pemprov Papua Barat) akan memberikan perhatian kepada korban gelombang pasang di Fakfak sama seperti yang kami berikan bantuan bagi warga korban banjir di Kota Sorong”, ungkap Paulus Waterpauw yang akrab disapa Kaka Besar kepada media online ini.

Menurutnya, untuk memberikan bantuan kepada warga pesisir korban gelombang pasangan di Fakfak yang terjadi beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi Papua Barat masih membutuhkan data korban gelombang pasangan sehingga dengan data tersebut akan diberikan perhatian dalam bentuk bantuan.

“Kami (Pemprov Papua Barat) lagi mendata korban gelombang pasang yang terjadi di Fakfak beberapa waktu lalu sehingga bila data sudah ada kami akan menyalurkan bantuan yang sama seperti yang terjadi bagi korban banjir di Sorong,” ucap Paulus Waterpauw dalam kunjungan kerja singkat di Kabupaten Fakfak.

Namun dalam wawancara tersebut, Pj Gubernur Papua Barat, belum menyebutkan bentuk bantuan yang akan disalurkan kepada warga pesisir di Fakfak yang menjadi korban gelombang pasang waktu itu.

Seperti di ketahui, gelombang pasangan yang menerpa Fakfak pada Jumat 15 Juli 2022, mengakibatkan salah satu rumah  apung milik warga Fakfak di Tanjung Wagom Distrik Pariwari roboh hingga ada lapak pedangan di jalan masuk pasar ikan Tanjung Wagom juga mengalami rusak berat bahkan beberapa sarana jalan di areal reklamasi jalan Dr. Salasa Namudad juga mengalami kerusakan.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *