Dialog Penjabat Gubernur Papua Barat, Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Harian Satgas Covid-19, Juru Bicara Covid-19 Papua Barat, serta sejumlah pimpinan OPD seusai apel perdana, Senin (23.5.2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (PUR) Drs Paulus Waterpauw MSI mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Provinsi Papua Barat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang gencar dilakukan saat ini, serta pencegahan penyebaran Covid-19 di Papua Barat.
Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Penjabat Gubernur Papua Barat Tegaskan Soal Fungsi dan Tupoksi ASN
Hal itu dikemukakan Penjabat Gubernur ketika memimpin apel kerja perdana di lingkungkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat di halaman upacara kantor gubernur Papua Barat, Arfai Manokwari, Senin (23/5/2022).
‘’Kewajiban kita juga menyukseskan vaksinasi, mohon dengan sangat saudara punya keluarga ingatkan, bahwa ada dua hal menangani berbagai penyakit terutama Covid-19, Omicron, dan mungkin penyakit baru lagi yang akan datang. Selain protokol kesehatan, ada 3 M, 5M itu merupakan upaya kita menangkal masuknya virus dari luar,’’ tegas Penjabat Gubernur.
Ia menyebutkan, presiden telah memberikan ruang untuk di tempat terbuka bisa tidak menggunakan masker . Nanti, masuk ruangan memakai masker lagi, atau di tempat-tempat umum lainnya untuk menangkal virus dari luar.
‘’Tetapi, yang utama sebenarnya, adalah vaksinasi, itu upaya memperkuat tubuh masing-masing orang. Jadi kasih tahu sama kita punya orang tua, mama dorang, adik kakak semua perlunya vaksinasi,’’ tambah Paulus Waterpauw.
Ia mengingatkan ASN jangan ada yang memplintir, bahwa vaksinasi membunuh masyarakat, Saya belum dengar di Papua Barat, tetapi di Papua sarat dengan desas-desus, isu seperti itu. Terkadang hindari vaksinasi, jangan!
Apel perdana Penjabat Gubernur Papua Barat dan ASN Pemprov Papua Barat, Senin (23.5.2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
‘’Karena, Itu upaya negara, bahkan di seluruh dunia untuk memperkuat ketahanan tubuh dari dalam, ini yang sangat penting. Jadi vaksinasi kita harus sukseskan,’’ tegasnya.
Pada kesempatan itu Ia serap tentang persoalan tenaga kesehatan, Sekda, asisten, Kepala Dinas Kesehatan tolong jawab kepadanya, apakah penyelesaian hak-hak tenaga kerja kesehatan sudah dilaksanakan atau belum.? Karena itu sangat relevan dengan tugas mereka (Nakes,red) ini akan sangat mengganggu upaya-upaya pencegahan Covid 19.
‘’Tenaga kesehatan adalah pahlawan kemanusiaan yang memang kita harus perhatikan dengan seksama. Saya pahami saudara-saudara mengalami masalah dan hambatan, dimasa dua tahun ini, karena banyak anggaran-anggaran yang direkofusing , tidak satu kali, tapi dua kali dan seterusnya,’’ ujarnya.
Tetapi yang jauh memiliki peranan adalah tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan berjibaku langsung dengan resiko, bahkan diawal Covid banyak tenaga kesehatan berguguran akibat perjuangan tanpa mengenal lelah meneyelamatkan jiwa manusia. Berikan penghargaan dan penghormatan kepada tenaga kesehatan.(tam)













