Papua Barat

Percepatan Ekonomi Jadi Fokus, Bupati Fakfak : Nota Keuangan RAPBD 2026 Senilai Rp1,26 Triliun

364
×

Percepatan Ekonomi Jadi Fokus, Bupati Fakfak : Nota Keuangan RAPBD 2026 Senilai Rp1,26 Triliun

Sebarkan artikel ini
Bupati Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.A.P.,Didampingi Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkendik, MT., dan Sekda Fakfak Sulaeman Uswanas Menyerahkan Dokumen RAPBD 2026 Kepada Pimpinan DPRK Fakfak. Sabtu (27/12/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM.​FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak resmi menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna ke-16 DPRD Kabupaten Fakfak, Sabtu (27/12/2025).

Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos, MAP, memaparkan arah kebijakan fiskal daerah yang difokuskan pada percepatan pertumbuhan ekonomi inklusif.

​Dihadapan pimpinan dan anggota DPRK Fakfak, Forkopimda, Pimpinan OPD dan tamu undangan, Bupati Samaun menekankan bahwa tema pembangunan tahun 2026 adalah “Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif melalui Peningkatan Produktivitas Pangan dan Energi Daerah”.

Langkah ini akan didukung oleh penguatan infrastruktur, iklim investasi yang kondusif, serta tata kelola pemerintahan berbasis digital.

​Terdapat lima program prioritas utama yang diusung, antara lain:  ​Pengentasan kemiskinan dan pengangguran, ​Perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, ​Peningkatan infrastruktur dasar dan konektivitas antar wilayah berbasis lingkungan, ​Akses pendidikan, kesehatan, dan pelestarian budaya lokal, dan ​Reformasi birokrasi yang profesional dan transparan.

​Bupati menyampaikan, total Pendapatan Daerah tahun 2026 direncanakan sebesar Rp1.267.283.121.818,00. Angka ini mengalami penurunan sebesar 6,73% dibandingkan tahun 2025.  Meski demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan justru mengalami kenaikan signifikan sebesar 15,44% atau mencapai Rp34,42 miliar.

​Sementara itu, Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp1.290.304.091.134,35. Alokasi ini mencakup:  ​Belanja Operasi: Rp935,69 miliar. ​Belanja Modal: Rp174,22 miliar (naik 15,93% dari tahun sebelumnya), ​Belanja Tidak Terduga: Rp12 miliar, ​Belanja Transfer: Rp168,37 miliar.

​Untuk menutupi defisit anggaran antara pendapatan dan belanja, pemerintah mengandalkan Pembiayaan Netto sebesar Rp23,02 miliar yang bersumber dari prediksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

​Bupati mengakui adanya keterlambatan dalam tahapan penyampaian Raperda ini. Namun, Bupati SD sapaan akranya,  menegaskan bahwa pihak eksekutif dan legislatif tetap berkomitmen penuh untuk melaksanakan seluruh tahapan penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku demi kesejahteraan masyarakat.

​”Melalui APBD 2026, diharapkan tercipta sinergitas semua pihak untuk mensukseskan pembangunan demi menciptakan Fakfak Membara (Membangun Bersama Rakyat) sesuai visi 2025-2029,” pungkas Samaun Dahlan.

​Menutup sambutannya, Bupati juga mengucapkan Selamat Hari Ibu ke-97 serta Selamat Hari Raya Natal 2025 kepada seluruh masyarakat Fakfak, dengan pesan penting untuk menjaga persatuan dalam keberagaman sesuai filosofi Satu Tungku Tiga Batu.(Enrico Letsoin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *