Papua Barat

Perekaman KTP-E di Papua Barat Capai 83,62 Persen, Harus Ditingkatkan untuk Ikut Pemilu

180
×

Perekaman KTP-E di Papua Barat Capai 83,62 Persen, Harus Ditingkatkan untuk Ikut Pemilu

Sebarkan artikel ini
Kartu Tanda Penduduk (KTP elektronik). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Perekaman KTP elektronik di Provinsi Papua Barat mencapai 83,62 persen.

Jumlah itu terhitung hingga akhir tahun 2023.

‘’Perekaman KTP elektgronik untuk Provinsi Papua Barat terjadi peningkatan dua persen, dari Juli, 81 persen, sekarang sudah 83.62 persen dari target nasional 99,4 persen,‘’ jelas Kepala Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Papua Barat, dokter Ria Maria Come, MLing yang ditemui wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat Senin (8/1/2024).

Ia mengatakan, Papua Barat sudah mencapai 83,62% dari wajib KTP Provinsi Papua Barat 386. 381 jiwa yang harus terekam KTP.

‘’Dan kami sudah lakukan perekaman 318.569 jiwa,’’ sebut Kadis Capil Papua Barat ini.

Menurut Kadis Maria, dinas sangat mengharapkan di awal tahun ini,  untuk kabupaten kota harus meningkatkan perekaman KTP supaya mengikuti dapat Pemilihan umum (Pemilu).

‘’Di mana sasaran prioritas adalah, kita masuk ke sekolah-sekolah untuk yang pemula, karena sekolah-sekolah itu mereka memiliki data pendidikan siswanya sudah ada di sekolah-sekolah,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Papua Barat dr Ria Maria Come, MLing yang ditemui di Kantor Gubernur Papua Barat Senin (8/1/2024).FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

‘’Tinggal pemerintah kabupaten dan kota menyasar ke sekolah-sekolah untuk kita meningkatkan perekaman kepada siswa SMK SMU berusia 16 dan 17 tahun,’’ sebut Dia.

Menurtunya, artinya untuk siswa berusia 16 tahun sudah bisa melakukan perekaman, tetapi nanti kepemilikan KTP-nya akan diambil saat ia berusia 17 tahun.

Untuk Kabupaten pegunungan Arfa diharapkan menjadi perhatian setempat, karena saat ini Kabupaten Arfak masih 36,11 persen, sehingga ini Pemerintah Pegunungan Arfak harus meningkatkan cakupan perekaman e-KTP.

‘’Pemerintahnya harus aktif mengulang kembali ke Distrik – Distrik yang ada, dan kami dari provinsi masih merupakan prioritas untuk melakukan intervensi ke pegunungan Arfak,’’ tambah Maria.

Ia mengatakan, perekaman di Kabupaten Manokwari Selatan 69,4%, Pegaf 38 11 persen kabupaten dengan perekaman E-KTP tertinggi adalah Kabupaten Fakfak, 95,61persen, Kabupaten Manokwari 92, 45 persen dan Kabupaten Kaimana 83, 45 persen.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *