PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Gema peradaban Islam di tanah Papua ke- 665 Tahun mulai terlihat, diawali dengan pelaksanaan napak tilas mengikuti jejak masa lalu (napak tilas) tokoh pembawa agama Islam Abdul Ghaffar (Mubaligh dari Aceh) yang menampak kakinya di Pulau Was dan berlanjut ke Kampung Gar Distrik Furwagi.
Napak tilas mengikuti jejak Mubaligh dari Aceh Abdul Gafar yang mendarat pertama kali di Pulau Was dan berlanjut ke Kampung Gar Distrik Furwagi, Fakfak – Papua Barat pada Selasa, 8 Agustus 1360 Masehi, bertepatan dengan 24 Ramadhan 761 Hijriyah, mulai dilaksanakan pada Rabu subuh (06/8/2025).
Kegiatan ini melibatkan Bupati Fakfak Samaun Dahlan bersama masyarakat Furwagi dan Teluk Patipi dari berbagai agama sebagai wujud toleransi umat beragama di Kabupaten Fakfak dengan semboyan “Satu Tunggu Tiga Batu”.
Ketua tim pengarah Peringatan Islam Masuk Tanah Papua ke- 665, Dr. Wahidin Puarada, M.Si., mengatakan, dalam menyambut puncak peringatan Islam Masuk Tanah Papua untuk pertama kalinya dilaksanakan di Fakfak dibawah Kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan, panitia akan menghadirkan malam Haflah dengan menampilkan Qori dan Qoriah terbaik Nasional maupun Internasional termasuk Qori terbaik Provinsi Papua Barat.
Menurutnya, malam Haflah akan berlangsung di RTH Ma’ruf Amin, pada Rabu malam (06/8/2025) dengan menampilkan Qori – Qoriah terbaik tingkat Kabupaten Fakfak maupun tingkat Provinsi Papua Barat.
Sedangkan untuk Qori dan Qoriah terbaik tingkat Nasional dan Internasional akan tampil pada malam Haflah yang akan dilaksanakan pada Kamis malam (07/8/2025) dari Qori – Qoriah terbaik Nasional dan Internasil ada salah satu Qori Cilik berusia 14 tahun yakni Muhammad Najmi Alvaro yang pernah menyabet juara 1 MTQ Internasional Tijan Annour di Qatar tahun 2024, Juara 1 MTQ Internasional Tahbeer di Abu Dhabi 2024, Juara 1 MTQ Nasional Anak – Anak di Samarinda Kaltim 2024 dan juara 3 MTQ Internasional di Iraq tahun 2025.
Dihadirkannya Qori cilik terbaik Internasional Muhammad Najmi Alvaro, dimaksudkan agar dapat memberikan motifasi kepada anak – anak Islam Fakfak untuk mengikuti jejak Qori cilik tersebut, ujar WP sapaan akrab Ustadz Wahidin Puarada.
Selain itu ada juga Qoriah terbaik Internasional Yanti Susanti, M.Pd dan Qoriah terbaik Nasional CV Putri Diana yang akan tampil di malam Haflah menyambut peringatan masuk Islam di Tanah Papua ke- 665 Tahun yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Fakfak.
Dalam malam Haflah dengan mengahdirkan Qori – Qoriah terbaik ini, juga kata Wahidin Puarada, akan diselingi dengan penampilan Qasidah, Hadrad dan Marawis sehingga membuat hidup suasana menyambut peringatan Islam Masuk Tanah Papua yang di Fakfak selama 2 malam.(Enrico Letsoin)













