DPRP Papua Barat
PapuaPapua BaratPapua Barat Daya

Pertamina Patra Niaga Inspeksi SPBU Pastikan Kelancaran Pilkada dan Nataru

264
×

Pertamina Patra Niaga Inspeksi SPBU Pastikan Kelancaran Pilkada dan Nataru

Sebarkan artikel ini
Petugas Pertamina sedang melakukan pemeriksaan tera pada alat pengisian bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk memastikan akurasi pengukuran dan kelancaran distribusi BBM sesuai spesifikasi. Kegiatan ini bertujuan menjaga kualitas layanan dan kepercayaan masyarakat terhadap produk Pertamina. FOTO: PERTAMINA
Print

PAPUADALAMBERITA.COM.JAYAPURAPT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus memastikan produk yang dijual di SPBU terjamin kualitasnya.

Sebagai salah satu upaya dalam memastikan kelancaran menjelang pelaksanaan Pilkada 2024 dan Satgas NATARU.

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi mangun menjelaskan, Inspeksi dilakukan untuk memastikan kualitas dan kuantitas BBM di SPBU, Pertamina meningkatkan intensitas pengecekan SPBU di lapangan, dengan melaksanakan Quality and Quantity (QQ) Control melalui uji tera dan pengecekan sarana dan fasilitas dispenser SPBU.

“Selain untuk memastikan pelayanan prima yang diberikan SPBU, Pertamina juga terus berkomitmen untuk melindungi konsumen agar mendapatkan BBM dengan takaran akurat dan kualitas terbaik melalui pengecekan fisik, dispenser dan uji tera,” kata Edi.

Lebih lanjut Edi menegaskan, bahwa pengecekan sarana fasilitas SPBU dan penambahan pasokan BBM tersebut diharapkan secara maksimal dapat beriringan dengan pengawasan di lapangan. Sehingga pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, serta aparat agar penggunaan BBM terutama BBM subsidi bisa lebih tepat sasaran.

“Selain menggandeng Pemprov, Pemda, dan aparat untuk melakukan pengawasan, kami juga turut mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi penggunaan BBM tepat sasaran. Jika masyarakat menemukan adanya penyalahgunaan dalam distribusi BBM terutama BBM subsidi, agar dapat dilaporkan ke pihak berwenang,” imbuh Edi.

Seperti diketahui, sesuai dengan SK Kepala BPH Migas No. 04/PJBT Tahun 2020 mengenai pengendalian penyaluran Jenis BBM Tertentu telah diatur untuk kendaraan pribadi roda empat maksimal 60 liter per hari, angkutan umum orang / barang roda empat maksimal 80 liter per hari dan angkutan umum orang / barang roda enam maksimal 200 liter per hari.

Edi menghimbau kepada masyarakat agar dapat menggunakan BBM sesuai peruntukkannya, dan bijak memilih BBM sesuai spesifikasi mesin kendaraan.

“Kami apresiasi masyarakat yang sudah memahami pemilihan BBM sesuai spesifikasi kendaraan dan kebutuhan, serta tidak melakukan kecurangan. Kami juga berpesan kepada operator dan pemilik SPBU agar amanah dalam menjalankan tugasnya, karena hal ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat pada SPBU Pertamina,” ujar Edi.(*)

Penulis: Siaran Pers Pertamina

Editor: Rustam Madubun.Papuadalamberita.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *