Papua Barat

Pesan Kapolda Bintara Otsus Harus Jadi Inspirasi Pembangunan SDM Papua Barat

3665
×

Pesan Kapolda Bintara Otsus Harus Jadi Inspirasi Pembangunan SDM Papua Barat

Sebarkan artikel ini
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny eddizon Isir SIK, MTC, Sabtu (20/2/2024. FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, SIK, MTCP mengatakan, setiap lulusan Bintara Polri melalui jalur Otonomi Khusus (Otsus) harus menjadi semangat, inspirasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerahnya.

Baca juga: Moment Mantan Penjabat Sekda dan Penjabat Sekda Baru Saling Rangkul Usai Apel Jumat

‘’Dengan harapan Ia bisa bertugas ke daerahnya menjadi sumber inspirasi untuk keluarga, teman-teman, tugas dengan baik sehingga menjadi contoh baik,’’ ujar Kapolda Papua Barat saat coffee morning bersama wartawan di Hotel Fujita Manokwari Sabtu (20/1/2024).

Kapolda yang didampingi Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ongky Isqunawan, SIK, MH sangat mendukung, jika rekrutmen Bintara Polri jalur Otsus dibuka lagi.

‘’Soal itu (penerimaan Bintara Otsus, red) , kaitanya dengan penganggaran, kita akan bangun komunikasi dengan kawan-kawan di Pemprov Papua Barat, dan Papua Barat Daya,’’ ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Karena menurut, jenderal bintang dua ini, penerimaan Bintara Polri jalur Otsus secara prinsip bagian dari kerangka afirmasi, dan undang-undang memungkinkan hal itu.

‘’Kami akan berkomunikasi dengan kedua Pemda,’’ jelas Kapolda.

Namun Kapolda mengatakan, Bintara Otsus harus bisa menjaga disiplin dirinya, dan mengetahui, bahwa perjuangan Ia menjadi Bintar tidak mudah, itu melalui seleksi, syarat umum, bahkan kekhususanya.

‘’Namun, perlu dicatat juga, kita punya anak-anak yang didik jadi bergadir melalui Bintara Otsus memang banyak yang baik, tapi ada juga yang bikin pelanggaran, sampai Ia dipecat,’’ jelas Kapolda prihatin.

Menurut Kapolda, para Bintara itu harus mengetahui, bahwa lembaga – lembaga kultur telah berupaya mendorong, supaya anak-anak Papua bisa menjadi polisi.

‘’Permasalahannya anak-anak ini, setelah menjadi polisi banyak yang baik, tapi banyak juga seperti tadi yang saya bilang (sebut,red), mungkin mereka meras kita kan Otsus, stop dengan gaya-gaya seperti itu,’’ tegas Kapolda.

Kapolda mengingatkan, para Bintara harus menghargai, bagaimana upaya lembaga-lembaga adat, tokoh-tokoh yang mendorong mereka menjadi Bintara.

Ia harus mengetahui itu, bagaimana susahnya mendorong hingga mengikuti pendidikan dan bertugas.

‘’Dia menjadi polisi, memberi makna, Oh saya masuk polisi ini, bukan karena usaha saya sendiri, itu pun sudah dengan kualifikasi yang kita sesuaikan,’’ sebut Kapolda.

Sehingga kata Kapolda, dalam masa kepimpinannya, rekrutmen Bintara Polri melalui jalur Otsus akan menjadi satu prioritas yang didiskusikan dengan pemerintah daerah.

‘’Saya akan bicara dengan kemampuan di Pemprov Papua Barat dan Papua Barat Daya,’’ tuturnya.

Kapolda menjelaskan, Ia telah minta Karo SDM Polda Papua Barat mendata anggota Polri Polda Papua Barat dari suku-suku mana di Papua Barat yang belum ada.

‘’Saya perintahkan Karo SDM, petakan personil Polda, khususnya yang Papua ini suku mana yang belum jadi polisi, tarik mereka jadi polisi melalui jalur yang ada, tentu dengan syarat dan ketentuan,’’ tambah Kapolda.

‘’Kita bisa dorong lewat penerimaan regular,’’ tandas Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, SIK, MTCP.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *