Papua Barat

Petahana Melawan Siapa?

475
×

Petahana Melawan Siapa?

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, SH, MSi masing-masing bersama istri saat peringatan HUT RI Ke-76 Tahun 2021 lalu di Kantor Gubernur Papua Barat Selasa 17 Agustus 2021. FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.
Penulis: Rustam Madubun/Pemimpin Redaksi Papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI –  Drs Dominggus Mandacan MSI dan Mohamad Lakotani SH, MSI keduanya saling menopang di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Provinsi Papua Barat 2024.

Pria kelahiran 16 Desember 1959 bersama Mohamad Lakotani adalah pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat di periode 2017 – 2022.

Dominggus Mandacan pernah menjabat sebagai Bupati Manokwari dua periode yakni 2000–2005 dan 2005–2010 dan Penjabat Bupati Pegunungan Arfak periode 2013–2015.

Pasangan Dominggus Mandacan – Mohamad Lakotani yang pada periode lalu  disingkat DoaMu kini bukan lagi wacana untuk maju di Pemilihan gubernur (Pilgub) Papua Barat 2024.

Sejumlah partai telah mengusung Mohamad Lakotani mendampingi Dominggus Mandacana di Pilkada pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat 2024.

Duet Dominggus – Lakotani tentu telah melalui kajian Dominggus yang juga Kepala Suku Besar Arfak, bahwa pasangan yang sejalan dengannya adalah Mohamad Lakotani, yang juga pasangan wakillnya ditahun dan periode lalu.

Sehingga yang menjadi perdebatan banyak ASN di lingkungan Pemerintahan provinsi (Pemrov) Papua Barat soal siapa dari Manokwari Raya dan siapa dari utara, Selatan, muslim atau nasrani terjawab sudah.

NasDem Papua Barat meraih lima kursi di DPR Papua Barat pada Pemilihan legeslatif (Pilcaleg) 2024, dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Papua Barat meraih tiga kursi di DPR  Papua Barat pada Pilcaleg 2024.

Lima kursi milik partai sang calon gubernur dan tiga kursi milik sang calon wakil gubernur sudah menjadi delapan kursi, ini belum termasuk dua kursi dari Partai Perindo, satu kursi dari partai PKS, satu kursi dari partai PPP sebagai koalisi, membuat pasangan Dominggus Manaadacan dan Moham Lakotani cukup solid di perlamen.

Sehingga tidak ada lagi wacana panas yang bisa dilempar partai pemenag Pemilu 2024 di Papua Barat, seperti Partai Golkar dengan tujuh kursinya, PDIP dengan tujuh kursinya.

Apalagi Ketua DPD II Partai Golkar Paulus Waterpauw yang digadang-gadang maju sebagai bakal calon gubernur di Provinsi Papua.

Partai Golkar Papua Barat sepih-sepih saja, belum terdengar pemilik tujuh kursi di DPR Papua Barat akan mengusung siapa di Pilgub 2024 Papua Barat, begitupula PDIP Papua Barat.

Tetapi, jika salah satau atau dua-duanya, Partai Golkar atau PDIP mau bersandar di pasangan Dominggus Mandacan – Mohamad Lakotani akan lebih menguatkan posisi keduanya.

Mungkin itu sulit terjadi, karena fakktor gengsi, sebagai pemenang Pilcaleg bisa saja memilih jalan masing-masing.

Atau keduanya berkoalisi untuk maju dalam Pilgub Papua Barat 2024, mungkin akan jauh lebih baik.

Sehingga akan ada dua pasangan yang maju di Pilgub Papua Barat, atau keduanya memilih calon sendiri-sendiri, mislanya Partai Golkar ingin maju sendiri dan PDIP juga ingin sendiri maju di Pilgub.

Jika itu terjadi ini juga lebih demokratis, karena ada tiga pasangan Pilgub Papua Barat.

Karena pada Ahad 12 Mei 2024 pukul 23.59 WIT lalu rapat  penerimaan dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat dalam Pilkada serentak tahun 2024 di Aula Husni Kamil Manik Kantor KPU Papua Barat sudah ditutup.

Rapat penerimaan dokumen oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan KPU Papua Barat, H Abdul Halim Shidiq, dengan kesimpulan nihil alias tidak ada yang mendaftar.

Lantas, petahana Dominggus Mandacan – Mohamad Lakotani akan melawan siapa di Pilkada 2024 Papua Barat?

Penulis menilai bagi Dominggus Mandacan – Mohamad Lakotani siapapun lawannya, keduanya sebagai petahanan jauh lebih siap.

Karena telah menetapkan pasangannya, waktunya tinggal mempersiapkan tahapan menuju Pilkada, fase paling kursial, yaitu mencari pasangan telah dilewati.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *