Papua Barat

 Pimpin Apel ASN, Sekda Papua Barat Tekankan Disiplin, Pengawasan KPK, hingga Masalah Karhutla

295
×

 Pimpin Apel ASN, Sekda Papua Barat Tekankan Disiplin, Pengawasan KPK, hingga Masalah Karhutla

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP, memimpin apel pagi ASN di lingkungan Pemprov Papua Barat, Senin (31/8/2026), di Manokwari.FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM.

​PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Drs Ali Baham Temongmere , MTP memimpin apel pagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat pada Senin (31/8/2026).

Apel ini dihadiri oleh para Staf Ahli Gubernur, Asisten, Pimpinan SKPD, Pejabat Eselon III dan IV, serta staf ASN.

​Dalam amanatnya, Sekda menyampaikan beberapa poin strategis serta teguran kedisiplinan kepada peserta apel.

Pimpinan OPD saat mengikuti Apel ASN di KAntor Gubernur Papua Barat Senin (31/8/2026). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM.

​ Sekda memberikan sorotan tajam terhadap tingkat kedisiplinan pegawai, khususnya ketepatan waktu dan kerapian atribut saat apel. Pihaknya menegaskan pentingnya konsistensi aturan apel:

​Ketepatan Waktu: Pegawai dilarang masuk ke barisan apel apabila pembina atau inspektur apel sudah berada di mimbar.

​Seragam dan Atribut: ASN diminta mengenakan atribut resmi yang seragam. Penggunaan topi non-Korpri atau tas yang digantung saat apel ditegaskan untuk ditertibkan.

​Perilaku ASN: Atribut dan seragam dinilai turut membentuk perilaku kepribadian ASN dalam menjalankan pelayanannya.

​Mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur yang sedang melaksanakan tugas luar daerah, Sekda mengimbau seluruh ASN untuk tetap menjaga kinerja dan mematuhi jadwal kegiatan Pemprov:

​Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ): Biro Barjas diminta segera merampungkan seluruh proses PBJ 2026 mengingat waktu efektif anggaran tinggal tersisa 4 bulan.

​8 Area Intervensi KPK (Korsupgah): Seluruh pimpinan OPD diminta serius memperhatikan 8 area intervensi pengawasan, mulai dari perencanaan, penganggaran, perizinan, hingga pengelolaan aset dan dana desa.

Apel ASN di KAntor Gubernur Papua Barat Senin (31/8/2026). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM.

​Sekda juga menyoroti titik kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Bomberay. Meski sempat diguyur hujan, potensi titik api baru masih terpantau.

Dinas Kehutanan, BPBD, dan instansi terkait diminta terus memantau situasi serta menyiapkan langkah antisipasi jika diperlukan rapat koordinasi Forkopimda.

Seluruh pegawai juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

​ Apel pagi tersebut diwarnai suasana haru saat Sekda memberikan apresiasi khusus kepada salah satu ASN Pemprov Papua Barat, yang memasuki masa purna tugas.

Sekda berpesan agar purna tugas tidak dijadikan akhir dari pengabdian, melainkan momen untuk terus berkarya dan berpikir aktif di tengah masyarakat.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *