Atlet menembak nomer Double Trap Men Individual Andreas Yunut Body, Papua emas, (tengah), Slamet Riadi, Papua  perak (kiri) dan Anas Muhsinun, DKI Jakarta perunggu... PON XX: Satu Butir 1M, Sniper Papua Pulang Bawa 3M, 250 Juta Rupiah

Atlet menembak nomer Double Trap Men Individual Andreas Yunut Body, Papua emas, (tengah), Slamet Riadi, Papua  perak (kiri) dan Anas Muhsinun, DKI Jakarta perunggu (kanan) di Lapangan Tembak Outdoor TNI AU Sentani Kabupaten Jayapura, Sabtu (09/10/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: PB PON XX PAPUA 2021/HERKA YANIS PANGARIBOWO

Atlet Menembak Kontingen Papua, Andreas Yunut Boky meraih medali emas nomer Double Trap Men Individual di Lapangan Tembak Outdoor TNI AU Sentani Kabupaten Jayapura, Sabtu (09/10/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO : PB PON XX PAPUA / HERKA YANIS PANGARIBOWO

PAPUADALAMBERITA.COM. JAYAPURA – Di final tembakannya jitu, bidikannya nyaris sempurna tidak ada yang meleset, padahal ia pendatang baru di Pekan Olahraga Nasional (PON). Walau Baru, anak asli Papua ini menunjukan kelasnya.

Ia bisa seperti seorang sniper yang secara diam-diam mampu melumpukan musuhnya, tampil perdana di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, Andreas Yunut Boky langsung memborong empat medali yang dipersembahkan untuk Kontingen tuan rumah Papua.

Karena ketenangannya bak seorang sniper tiga medali emas dan satu perunggu Ia dapatkan saat turun di nomor Double Trap Men Individual, Double Trap Men Team, Trap Men Team dan Trap Men Individual.

Dari hasil latihan serius dan kerja keras berhasil mempersembahkan tiga medali emas perorangan dan satu medali perunggu dipastik Andreas Yunut Boky seusai pagelaran PON XX Papua 2021, Ia akan memperoleh uang tunai senilai tiga miliard, 250 juta rupiah, seperti yang dijanjikan gubernur Papua Lukas Enembe akan memberikan bonus kepada setiap atlet perorangan maupun beregu yang memperoleh medali di PON XX Papua.

Enembe menjanjikan bonus Satu miliar rupiah bagi atlet Papua peraih medali emas, peraih medali perak perseorangan akan mendapat bonus Rp500 juta dan  peraih medali perunggu perseorangan bonusnya Rp 250 juta

“Saya sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena semua itu berkat Tuhan Yang Maha Kuasa dan mukjizatNya yang diberikan kepada saya,” kata Boky kepada wartawan usai perlombaan di Lapangan Tembak Outdoor Silas Papare, Doyo Lama, Kabupaten Jayapura, Sabtu (9/10/2021) yang dikutip dari laman resmi HUMAS PB PON XX PAPUA 2021.

Pria asli Papua ini mengaku tak menyangka akan meraih emas di debutnya kali ini. “Saya sangat bersyukur sekali sama Tuhan. Saya baru bergabung menembak di Perbakin dari 2019 sampai sekarang di ajang PON XX ini saya mampu mengangkat [meraih] medali emas,” ucapnya.

Ia mengaku termotivasi mendapatkan medali emas karena pada ajang PON, Papua belum pernah sekalipun memboyong emas.

“Karena saya mewakili Papua, saya juga orang Papua dan saya masyarakat Papua, saya merasa bangga bisa membawa (meraih) emas untuk Papua,” katanya.

Di nomor Double Trap Men Team, Andreas Yunut Boky yang berpasangan dengan Slamet Riyadi dan meraih medali emas dengan skor 205.

Peringkat kedua atau perak diperoleh oleh pasangan Sumatera Selatan, Woli Hamsan dan Hilmansyah dengan skor 176.

Dan di peringkat ketiga atau perunggu diraih oleh Sugeng Widodo dan Lantik Insan Prabowo dengan skor 155.

Sedangkan di nomor Double Trap Men Individual, Andreas meraih medali emas untuk Papua dengan skor 103.  Medali perak diraih oleh atlet menembak Papua, Slamet Riyadi dengan skor 102. Dan, peraih medali perunggu dari atlet DKI Jakarta, Anas M. Joko dengan skor 100.

Sebelumnya, atlet berasal dari Kabupaten Boven Digoel ini juga meraih medali emas dan perunggu di nomor Trap Men Team dan Trap Men Individual.

Atlet Menembak Kontingen Papua, Andreas Yunut Boky saat membidik sasaran tembak nomer Double Trap Men Individual di Lapangan Tembak Outdoor TNI AU Sentani Kabupaten Jayapura, Sabtu (09/10/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: ARDI ALVES/PB PON XX PAPUA 2021

Selain dua atlet menembak putra Papua, juga penembak putri Papua yakni Fanny Febriana Wulandari yang berpasangan dengan Sarmunah berhasil meraih medali emas dengan skor 185 di nomor Double Trap Women Team.

Sedangkan, medali perak diraih oleh atlet Provinsi DKI Jakarta atas nama Siyvia Silimang dan Daniella Marchiano Lumi dengan skor 172.  Medali perunggu diraih atlet Provinsi Jabar atas nama Ninda Sepinja Putri dan Nina Agustina dengan skor 172.

Dengan sumbangan emas dari Andreas Yunut Boky, kini tim menembak Papua sudah memperoleh lima medali emas, satu perak dan satu perunggu..RIRI/MARIA)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *