Papua Barat

Progres BLK Baru 70%, Nihayatul Minta Workshopnya Sesuai Kebutuhan Lokal

421
×

Progres BLK Baru 70%, Nihayatul Minta Workshopnya Sesuai Kebutuhan Lokal

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, MA.FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI– Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, MA menyampaikan keprihatinannya terhadap progres pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) hingga saat ini baru mencapai 70 persen.

Hal itu diungkapkannya saat ditemui wartawan usai melakukan kunjungan kerja di Kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (28/5/2025).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2018–2025.

“Saya cukup prihatin karena BLK yang dibangun sejak tahun 2021 sampai sekarang progresnya baru sekitar 70 persen,” ujarnya.

Menurut Nihayatul, dari sejumlah fasilitas yang direncanakan, baru dua unit workshop yang telah siap, yakni Workshop Automotive dan  Workshop Las.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya peran Kementerian Ketenagakerjaan untuk melengkapi BLK tersebut dengan peralatan yang sesuai kebutuhan.

“Nanti kami (Komisi IX DPR RI, red) minta Kementerian Tenaga Kerja untuk memberikan dukungan dalam penyediaan peralatan,’’ ujarnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengingatkan agar keberadaan BLK di Papua Barat dapat menjawab kebutuhan lokal masyarakat.

Ia mencontohkan, wilayah Papua Barat yang memiliki karakteristik geografis pegunungan dan laut, seharusnya memiliki pelatihan kerja yang relevan.

“Kalau di sini tidak terlalu butuh otomotif, ya jangan dipaksakan. Mungkin yang lebih dibutuhkan itu pelatihan pengelolaan ikan, pengolahan hasil hutan, dan keahlian-keahlian lain yang sesuai dengan potensi lokal. Itu yang harus dilakukan,” tegasnya.

Nihayatul berharap, BLK di Papua Barat dapat segera rampung dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai di sektor-sektor strategis daerah.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *