fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM. JAKARTA – Rachel Amanda punya tugas baru setelah terlibat sebagai sukarelawan untuk Youth Advisory Panel (YAP) dari United Nations Fund for Population Activities (UNFPA)... Rachel Jadi Relawan UNFPA
Rachel Amanda ditemui dalam jumpa pers film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini” di kantor Visinema Pictures, Jakarta, Rabu (7/8/2019).  FOTO: ANTARA NEWS/MARIA CICILIA GALUH

PAPUADALAMBERITA.COM. JAKARTA – Rachel Amanda punya tugas baru setelah terlibat sebagai sukarelawan untuk Youth Advisory Panel (YAP) dari United Nations Fund for Population Activities (UNFPA) sebagai kegiatan yang sesuai dengan latar pendidikannya dalam ilmu psikologi .

“Awalnya, aku diajakin teman karena dia alumnus di situ juga. Dia meyakinkan aku karena aku background-nya psikologi,” ujar Amanda saat ditemui dalam jumpa pers film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini” di Jakarta, Rabu.

“Aku awalnya ragu. Tapi setelah ikut seleksi, aku mikirnya pengin belajar sesuatu. Tapi, harus ada hal lain yang bisa dikerjakan dan mendatangkan impact juga ke orang lain,” ujar pemain film “I Love You Om” itu.

Amanda bersama belasan anak muda lain dari seluruh Indonesia akan bergabung dengan YAP selama dua tahun. Dia bertugas untuk berbagi ilmu seputar masalah pendidikan seks, kesetaraan gender, dan lainnya.

“Itu cukup berkaitan sebenarnya dengan apa yang aku kerjain dalam film sebelumnya (Dua Garis Biru). Itu sangat fokus ke gender, edukasi seks. Dan film sebelumnya, itu sangat berkaitan dengan masalah yang aku kerjakan,” kata bintang “Terlalu Tampan” itu.

Meski harus membagi tugas menjadi sukarelawan dan kegiatan sebagai pekerja seni, Amanda tidak merasa kesulitan dalam membagi waktu.

“Untungnya secara waktu cukup fleksibel, aku jadi lebih bisa mobile. Karena awalnya, (aku) mikir apakah memungkinkan. Tapi, ternyata dikasih kesempatan yang cukup. Jadi senang sih, ini tempat belajar banget,” kata Amanda.(ant)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!