Papua Barat

Rangkaian Side Event W20 di Manokwari, Ketua Panitia: Ini Kegiatan Kemanusiaan

373
×

Rangkaian Side Event W20 di Manokwari, Ketua Panitia: Ini Kegiatan Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini


Ketua Panitia Daerah Side Event W20 Y20 Papua Barat, M Warenussy yang dutemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (7/62022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Delegasi Side Event Women20 (W2) rankaian dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali, akan tiba di Manokwari, Papua Barat.

Baca juga: Pesan Kapolda di Apel Pengamanan W20, Y20, Penjelasan di Poin 5-6 Sangat Tegas

Baca juga: Kapolda: W20, Y20 Event untuk Masyarakat Juga, Keamanan Tanggungjawab Bersama

Penjabat Gubernur Irjen Pol (PUR) Drs Paulus Waterpauw MSI didampingi Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat Roma MP Waterpauw serta Forkopimda serta istri langsung menyambut rombongan W20 di Bandar Udara Rendani Manokwar, Rabu (8/6/2022) pagi.

‘’Tamu nanti besok (Rabu, red) datang secara, tetapi pagi ini (Selasa, red) sudah ada yang datang 28 orang termasuk Presiden Kowani Wani W20 Ibu Yuli dan teman-teman, ibu Rosalin sebagi Ketua CCP mereka sudah hadir. Penyambutan resmi besok (Rabu, red) penjemputan nanti dilakukan penjabat gubernur dengan istri, Forkopimda dengan Istri, ’’ jelas Ketua Panitia Daerah WO20 Y20 Papua Barat Melkias Erenuss, SE MH yang ditemui wartawan di ruang kerjanya Kantor Gubernur Papua Barat (6/6/2022).

Ketua Panitia menjelaskan, setelah penyambutan delegasi ke Hotel Aston, di Aston akan disambut Bupatui Manokwari, kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan siang dan istirahat.

Kata ketua panitia yang sehari-hari menjabat Asisten II Setda Pemprov Papua Barat, diharapkan tamu tidak keluar hotel sehingga betul-betul itu istirahat.

‘’Kemudian nanti pembukaannya semua sudah disiapkan, berapa tamunya, undangannya seperti itu. Jadi kita perkirakan yang datang itu tidak berubah dari terakhir yang kita rapat,’’ kata Ketua Panitia.

‘’Untuk informasi baik istri kepala negara, maupun istri kedutaan besar sampai mini (-) tujuh tiba-tiba mereka membatalkan. Karena yang mengundang mereka teman-teman dari Kowani pembatalan itu tanpa pemberitahuan alasan mengapa batal,’’ sambung Ketua.

Selaku Ketua panitia daerah, Ia mengungkapkan, panitia daerah tidak bisa menduga-duga pembatalan kedatangan delegasi luar negeri, tapi yang jelas ketidakhadiran delegasi luar negeri sedikit mengecewakan dari pemerintah daerah. Walaupun delegasi ikut secara virtual, tetapi lebih elok apabila delegasi hadir di offline bersama-sama.

‘’Sedangkan yang dari nasional, itu nanti datangnya sekitar 72 orang itu pasti hadir. Tidak semua provinsi ada beberapa provinsi yang nanti hadir. Tetapi dalam tataran nasional mereka hadir terutama organisasi wanita dengan Menteri,’’ papar Werunussa.

Lanjutnya, kemarin dua menteri hadir, menteri pemberdayaan perempuan anak, kemudian Menteri Kelautan dan Desa, namun Menteri Perempuan dan Anak batal, kemungkinan diwakilkan deputinya.

‘’Beliau batal datang karena ada acara kemungkinan diwakilkan oleh Deputi nya. Menteri Kelautan dan desa yang datang sampai sekarang tidak ada perubahan,’’ ujar Werunussa.

Ketua menjelasakan, materi diskusi tidak berubah, karena mereka tidak hadir secara offline kemudian mereka ikut secara virtual. Jadi memang materi perempuan dengan materi distabilitas perempuan itu yang menjadi topik pembicaraan.

‘’Tidak ada satupun istri-istri Kedubes pun yang hadir dan mereka menyatakan mengikuti lewat online. Mereka sebenarnya mengikuti kegiatan ini, tetapi mereka tidak ikut secara offline, mereka ikut secara virtual banyak yang membatalkan ke panitia pusat juga tanpa pemberitahuan alasan pembatalan,’’ ujarnya.

‘’Kami harapkan kita punya tokoh-tokoh masyarakat mengimbau masyarakat kepada mereka,  pertama kenapa saya bilang tokoh-tokoh masyarakat mengimbau, terlepas dari bapak Dominggus sebagai gubernur tetapi beliau juga sebagai tokoh besar suku Arfak yang menerima kegiatan ini dilakukan di Papua Barat,’’ sabungnya .

Harapanya, tokoh-tokoh yang sama juga memberikan imbauan pada warga yang bersebrangan dengan kegiatan ini menahan diri. Karena kegiatan internasional ini adalah kegiatan yang sifatnya kemanusiaan kita bicara disabilitasnya.

‘’Manokwari menjadi sesuatu yang istimewa untuk perempuan dunia, sehingga diharapkan rekomendasi-rekomendasi dari pertemuan ini dibawakan ke G20 di Bali. Tetapi sebelumnya ke Medan menyelesaikan paripurna di Medan hasil dari Medan didorong masuk ke G20 November di Bali,’’ kata dia.

‘’Kemudian jam dua siang melakukan opening ceremony, dan panel diskusi sudah berjalan. Waktu diiambil siang karena untuk menyesuaikan waktu dunia Amerika,  Amerika Latinnya,  Eropa supaya semua mengikuti di dalamnya sehingga kita ambil di jam siang,’’ tambahnya.

Ia mengatakan, nanti ada tiga panel diskusi yang dilakukan, yang terakhir itu tertutup, tidak ada wartawan cuma khusus kelompok perempuan, setelah panel diskusi mereka memberikan konferensi pers.

Pada tanggal 9 Juni 2022 diambil pagi tanggal dari hotel pukul 08.00  mereka kunjungi Polda, ke kantor gubernur,  ke Kodam lalu menuju ke pelabuhan kapal TNI AL Fasharkan ke Mansinam.

Di Pulau Mansinam delegasi W20 kunjungi gereja lama,  sumur tua,  ke tugu salib, dari tugu salib ada rencana dari komunitas selam pasir putiuh Manokwari menyiapkan tukik anak penyu.

Dari pulau Mansinam delegasi dijamu makan makan siang di SwissBall Hotel, melanjutkan acara talk show Bank Indonesia di Manokwari Citty Mall.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *