fbpx
Anggota DPR-PB, Syamsudin Seknun saat menjaring asmara di Kabupaten Teluk Bintuni. FOTO: ISTIMEWA/papuadalamberita.com PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPR-PB) daerah... Reses di Teluk Bintuni, Ini “ASMARA” yang Diterima Syamsudin Seknun

Anggota DPR-PB, Syamsudin Seknun saat menjaring asmara di Kabupaten Teluk Bintuni. FOTO: ISTIMEWA/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPR-PB) daerah pemilihan 5 yang meliputi Kabupaten Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak dan Kaimana, Syamsudin Seknun, S.Sos.,S.H.,M.H melaksanakan reses 1 tahun 2020.

Dalam kegiatan reses 1 tahun 2020, politisi muda asal Partai NasDem ini menjaring aspirasi masyarakat (ASMARA) di Kabupaten Teluk Bintuni, diantaranya distrik Bintuni Kota, Merdey dan dataran Beimes.

Dalam keterangan persnya kepada media ini melalui telpon celulernya, Rabu (26/2/2020) Syamsudin Seknun menjelaskan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat bervariasi.

Untuk Distrik Merdey lanjut Kaka Sase (sapaan akrab Syamsudin Seknun) menjelaskan bahwa, pemerintah bersama masyarakat menginginkan pembangunan akses jalan dari ibukota distrik menuju satu kampung yang selama ini belum tembus jalan.

“Aspirasi dari masyarakat Distrik Merdey yang didampingi kepala distrik minta saya untuk memperjuangkan pembukaan akses jalan dari Merdey ke kampung Mekesefef, dimana selama ini masyarakat dari kampung Mekesefef ke Merdey atau sebaliknya membutuhkan jalan kaki selama 2 hingga 3 hari” kata Sase.

Akibat belum adanya akses jalan yang memadai sehingga pembangunan baik perumahan maupun sektor lain di Kampung Mekesefef belum berjalan secara normal.

Menurut Sase bahwa masyarakat mengaku semua kampung di Distrik Merdey akses jalan telah tembus hanya kampung Mekesefef sehingga juga butuh perhatian pemerintah provinsi Papua Barat.

“Masyarakat Merdey menyampaikan bahwa ketika akses jalan menuju kampung Mekesefef dibuka maka ibarat jalan menuju ke surga karena selama ini masyarakat mendambahkan jalan itu, karena itu mereka sangat mengharapkan aspirasi ini diperjuangkan oleh saya” ujarnya.

Sedangkan masyarakat Distrik Moskona Selatan yang hadir dalam reses 1 anggota fraksi NasDem ini, mereka berharap ada pembangunan rumah layak huni bagi warga yang belum memiliki tempat tinggal, khususnya OAP.

Selanjutnya masyarakat distrik Bintuni, Kampung Argosigemerai, Masyarakat membutuhkan hadirnya sektor serta akses -akses jalan. Diakuinya bahwa aspirasi masyarakat ini sudah dilakukan pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.

Tetapi karena program pemerintah Kabupaten harus menyeluruh kepad semua masyarakat Teluk Bintuni sehingga butuh perhatian Gubernur Papua Barat melalui suara DPR Papua Barat.

Begitu juga dengan masyarakat distrik Beimes minta wakil rakyatnya di Parlamen Papua Barat untuk memperjuangkan akses jalan, air bersih dan rumah layak hukum bagi masyarakat setempat.

“Masyarakat berharap agar pemerintah provinsi melalui DPR Papua Barat shering program sehingga aspirasi mereka ini bisa terjadi, karena itu aspirasi yang disampaikan masyarakat saya akan dorong melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPR Papua Barat supaya dibahas dalam Musrenbang Provinsi, akan kami kawal terus” tandasnya.(*/tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!